Selain Cak dan Gus, ada pula sebutan Guk yang dikenal di Jombang. Sapaan akrab bagi sesama warga Jombang. Sapaan ini melekat pula kepada Guk Ri yang bernama lengkap Harry Subekti, S.Ag. Pria hafidh Al Quran alumni Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng.
Guk Ri mulai mesantren di Tebuireng pada awal Juli 1989. Mulai dari jenjang Sifir Awal atau SP 1 hingga Tsanawiyah. Selain mengikuti program belajar di madrasah yang setengah wajib, Guk Ri juga menghafal Al Quran dan di wisuda pada 1984. Santri yang belajar di Pondok Pesantren Madrasatul Quran memang boleh memilih untuk mengikuti belajar di madrasah saja, menghafal Al Quran saja, atau kedua duanya, menghafal dan belajar di madrasah. Namun, tuntutan agar tidak ketinggalan di bidang keilmuan, maka setiap santri dianjurkan untuk mengikuti program belajar di madrasah. Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng memang memiliki program untuk memadrasahkan Al Quran. Artinya, kajian kajian keilmuan, tidak hanya tafsir, akan mendukung program pondok pesantren dalam memaknai Al Quran secara ilmiah.
Ayat ayat Al Quran diturunkan memiliki ragam makna yang bisa didekati dari berbagai disiplin keilmuan. Tidak saja ilmu ilmu bahasa seperti Nahwu, Shorof, dan Balaghah saja, melainkan disiplin ilmu umum.
Oleh karena itu, prioritas mesantren di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng adalah sesuai dengan slogannya, hamilul Quran lafdhan wa ma’nan wa ‘amalan. Hafal Al Quran secara lafdhiyah, mengerti artinya melalui berbagai disiplin ilmu, serta mampu mengimplementasikannya melalui akhlak karimah.
Setelah wisuda Hafidh Al Quran, Guk Ri melanjutkan jenjang kuliahnya di Fakultas Syariah, Institut Ilmu Quran (IIQ) Wonosobo (sekarang UNSIQ), di bawah asuhan KH Muntaha Al Hafidh.
Selama kuliah di UNSIQ Wonosobo, Guk Ri aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi mahasiswa yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, Guk Ri juga aktif di kegiatan bela diri melalui program Jet Kun Do.
Setelah selesai kuliah, Guk Ri kembali ke Lubuklinggau dan kemudian mengabdikan diri di Pondok Pesantren Walisongo, F Trikoyo, Kabupaten Musirawas hingga sekarang.
Dan, melalui Surat Keputusan Presidium Nasional IKAPETE Nomor : 221/Presnas-Ikapete/A/Vii/2025 Tentang Pengangkatan Pengurus PC IKAPETE Musirawas Masa Bakti 2025 – 2029, Guk Ri diberi amanah untuk menjalankan roda organisasi IKAPETE Musirawas.
Pada kepengurusan ini, Guk Ri mengedepankan petunjuk pengurus pusat IKAPETE untuk meningkatkan hubungan sosial atau silaturahim. Adapun program program berikutnya akan disesuaikan dengan kemampuan dengan merangkul alumni yang berada di Kabupaten Musirawas.
Berikut susunan Pengurus Cabang IKAPETE Musirawas Masa Bakti 2025-2029:
Pelindung:
- Pengasuh Pesantren Tebuireng
- Ketua Presidium Nasional IKAPETE
- Ketua PW IKAPETE Sumatera Selatan
Penasehat :
- Drs. Marpian HS.
- Moh. Abrori, S.Ag.
- Arwani, S.Ag.
- Fendi, S.H.I.
Ketua:
Harry Subekti, S.Ag.
Sekretaris:
- Dodi Akhmad, S.E.
- Najibudda’wah
Bendahara:
- Imdadurahman Al Ubuti, S.Pd.
- M. Toyib






















