• Terbaru
  • Populer

Sang Semut di Mata Sang Jenderal

26 Juli 2023

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Berita Umum

Sang Semut di Mata Sang Jenderal

Gus Eko Priyanto Ditulis oleh Gus Eko Priyanto
26 Juli 2023
dalam Berita Umum
A A
335
VIEWS

Jika kita menyebut nama H. Prabowo Subianto maka yang tersirat di benak kita saat ini adalah sosok putera terbaik bangsa yang menjadi Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Nasional Republik Indonesia. Sosok pemimpin yang digadang-gadang akan menjadi Presiden RI, menggantikan Bapak H Joko Widodo, berdasarkan elektabilitas beliau yang terus naik, serta menempati peringkat tertinggi hasil survei nasional. Sosok yang diidam-idamkan oleh rakyat dan bangsa Indonesia tercinta ini.

Sebagai salah satu putera terbaik bangsa yang dibesarkan di lingkungan TNI dengan jabatan terakhir sebagai Danjen Kopasus. Salah satu pasukan terbaik yang sangat disegani oleh dunia internasional. Tentunya, wajar jika banyak masyarakat beranggapan bahwa beliau selain berwibawa pastinya memiliki karakter pejuang yang identik dengan sifat-sifat tegas, disiplin, dan keras. Sebab, di dunia militer, semua prajurit harus memiliki karakter ini karna mereka akan diterjunkan ke medan perang yang sangat berat menghadapi musuh dalam rangka mempertahankan kedaulatan negara dan bangsa.

ArtikelLainnya

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025
146

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025
166

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025
169

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025
167

Namun, ternyata banyak sekali yang belum tahu bahwa sesungguhnya sosok Sang Jenderal ini memiliki “samudera hati yang penuh kelembutan dan welas asih”, tidak hanya kepada sesamanya bahkan juga kepada alam dan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Bahkan, jika ditinjau dari segi dimensi agama, beliau sudah memasuki tahapan sufisme, hati yang penuh kesadaran bahwa semua ini hanya titipan Sang Pencipta semata. Hal ini bisa kita lihat dan nilai dari cerminan sikap dan cara beliau merespon apapun dalam kesehariannya secara spontan yang tentunya murni dan tidak dibuat-buat, tapi lahir dari samudera hati yang paling dalam.

Syahdan, suatu hari, saat Pak Prabowo sedang asyik bercengkrama dengan salah satu staf kepercayaan beliau, tiba-tiba melintas seekor semut di atas meja di depan staf tersebut. Tanpa sengaja melihat ada seekor semut yang mungkin dianggap akan mengganggu makanan atau minuman di atas meja, maka sang staf dengan sigap menepis semut sehingga membuat semut terjatuh ke lantai. Melihat kejadian itu, Pak Prabowo seketika berdiri dan marah kepada staf beliau sambil berkata dengan nada agak keras “Emang apa salah semut kepada kamu kok sampai kamu memperlakukan semut seperti itu?!” Dengan wajah tertunduk, staf tersebut akhirnya memohon maaf kepada beliau atas ketidaksengajaan atas perbuatannya.

Tidak hanya itu, Bapak (begitu panggilan akrab keseharian Bapak H. Prabowo Subianto) seringkali jika melihat laba-laba bersarang di rumahnya; apakah itu di kamar atau di ruang tamu maupun di teras, beliau selalu berpesan kepada semua pegawai yang mengurus kediaman beliau agar tidak membersihkan sarang laba-laba tersebut. “Jangan diganggu dan diusik laba-laba yang membuat sarang itu ya mas? Biarkan mereka hidup dan membuat sarang di sana. Mereka juga makhluk Allah yang punya hak sama seperti kita,” begitu nasehat Bapak kepada pegawai-pegawai rumah beliau.

Dulu, saat berdinas di kesatuan, beliau juga pernah spontan marah besar kepada sopirnya karena saat itu sang sopir memberikan uang kepada pak Ogah di pertigaan jalan dengan setengah hati sehingga uang itu jatuh di jalan. Melihat itu Pak Prabowo langsung marah besar dan menasehati sang sopir, “Kalau kamu mau memberi, maka berilah dengan cara yang baik, tapi kalau kamu gak bisa ya sudah gak usah ngasih. Akhirnya, sang sopir meminta maaf atas kekhilafannya.

Dalam kepedulian sosial Bapak adalah sosok yang tidak hanya memanusiakan manusia, tapi juga memiliki empati yang luar biasa terhadap sesama atau “ora isoan” dalam istilah Jawa. Beliau juga hatinya “nyah nyoh” atau dalam istilah agama “Shohibush Shodaqoh”. Pribadi yang senang dan gemar memberi, membantu, atau pribadi yang gemar bersedekah (“loman” dalam istilah Jawa). Ribuan anak-anak fakir miskin dan tidak mampu yang sudah beliau bantu baik dalam hal pendidikan maupun kebutuhan sehari. Banyak sekali keluarga dan warga yang selalu mendapat uluran tangan Beliau tanpa meminta imbalan apapun.

K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur cucu pendiri Nahdlatul Ulama ini jauh-jauh hari sudah mengatakan kepada bangsa ini bahwa “Pemimpin yang paling ikhlas di negeri tercinta ini cuma satu yaitu Bapak H. Prabowo Subianto,” tegas Gus Dur.

Sebagai bangsa yang besar, sepatutnyalah kita bersyukur masih dianugerahi pemimpin seperti Bapak H. Prabowo Subianto. Sosok yang rendah hati, berhati besar dan mulia, sosok yang berani sekaligus tangguh, serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam pengabdian kepada rakyat dan bangsa Indonesia ini secara kaffah. Pemimpin yang tidak gila hormat dan pujian, tetapi selalu berfikir dan bertindak untuk kemajuan bangsa dan negara, bukan semata-mata untuk pribadinya.

Beliau bukan ulama atau Kiai tetapi akhlak dan pribadinya adalah cerminan indah dari ajaran suci Baginda Nabi Muhammad Saw. Pada saat anak-anak kecil berlarian dari masjid selepas sholat Jum’at di Masjid Nurul Wathon Hambalang untuk berebut makanan itulah yang membuat Pak Prabowo Subianto tersenyum lebar bahagia. ” Kebahagian yang Allah berikan saat saya memberi, saat saya membantu dan saat saya menolong itulah kebahagian sejati yang tidak bisa ditukar dengan apapun,” tutur Pak Prabowo Subianto.

Di kediaman beliau yang megah, luas, asri, dan indah di puncak bukit hambalang, beliau mengatakan, “Yang saya makan cuma satu piring, saya pun tidur hanya di satu ranjang saja, rumah sebesar ini bukan untuk berbangga-bangga tapi saya ingin menunjukkan kepada tamu-tamu dari luar negeri jika mereka ke sini bahwa kita adalah bangsa yang besar; kita adalah bangsa yang hebat dan berdaulat; kita adalah bangsa yang mandiri dan beradab. Tidak boleh ada satu orang pun yang menghina dan meremehkan bangsa dan rakyat Indonesia tercinta ini,” tegas beliau dengan suara tegas dan lantang.

Tag/kata kunci: H Prabowo Subianto
Artikel sebelumnya

Diskusi Pemberdayaan Umat ala Ekonomi Pesantren

Artikel berikutnya

Produksi Pengalengan Rendang di Pesantren Riyadus Sholihin

Gus Eko Priyanto

Gus Eko Priyanto

Penulis asal Bali, tinggal di Sukabumi

Artikel Lainnya

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025
158

Misi perekonomian di masa sulit adalah solusi yang hendak dikembangkan oleh Efriadi Suhendri maju pada Konfercab PCNU Lubuklinggau ke-6. Mantan Ketua...

Selanjutnya

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025
144

Dalam menghadapi resesi global akibat perang yang hampir tak berkesudahan, beberapa kesiapan diantaranya ketahanan pangan adalah pilihan program yang menjadi prioritas...

Selanjutnya

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025
165

Inginkan Hadratussyekh Selalu Hadir Bagi kalangan santri, kehadiran seorang kiai adalah suatu kebanggaan dan kemuliaan tersendiri. Baik di kala masih masih...

Selanjutnya

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
218

Dengan mengusung tagliine “Bangga Menjadi Santri Hadratussyekh”, lima tokoh alumni Pesantren Tebuireng sepakat dan siap maju bersama dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah...

Selanjutnya

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025
147

Berbekal dari semangat dan hobi menjelajahi alam, tak dinyana menjadi kegiatan profesi yang menghasilkan. Apri Pujianto menjadi salah satu fotografer yang...

Selanjutnya

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025
144

Pada umumnya, pendidikan pesantren dikategorikan ke dalam dua atau tiga macam. Pertama, pesantren tradisional yang sering diidentikkan dengan kitab kuning atau...

Selanjutnya

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
158

Beragam kenikmatan yang diberikan oleh Allah Taala jarang diketahui kita orang muslim. Bahkan, kenikmatan di balik musibah tidak pernah disadari. Dengan...

Selanjutnya

H Dadang Juhata Kesatria dari Kuningan Jawa Barat

10 Februari 2025
192

Diiringi rintik hujan di hari minggu sore, akhirnya kami tiba di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bersama tim akhirnya kami sampai di kediaman...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Produksi Pengalengan Rendang di Pesantren Riyadus Sholihin

Enterpreneur dan Membangun Mental Perwira

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply