• Terbaru
  • Populer

Zakat Sebagai Problem Solving Menghadapi Krisis

24 Oktober 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Berita Umum

Zakat Sebagai Problem Solving Menghadapi Krisis

Net26 Ditulis oleh Net26
24 Oktober 2022
dalam Berita Umum
A A
142
VIEWS

Berbicara tentang zakat sebagai problem solving menghadapi krisis tentu tidak semata dilihat dari sudut normatif agama semata, melainkan juga realitas sosial dan manajemen pengelolaannya. Di satu sisi, kapitalisme memang seperti tidak pernah mewujudkan cita cita keadilan sosial, bahkan cenderung kemiskinan itu memang harus ada dan diciptakan abadi. Padahal, dalam kasus sejarah Nabi Muhammad saw, zakat merupakan senjata utama di dalam menghadapi krisis multidimensi.

Problem Kemiskinan

Kapitalisme terjadi manakala distribusi sumber daya modal dikuasai oleh segelintir orang, tidak merata. Munculnya, zakat produktif yang fatwanya dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) misalnya seperti pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2003 tentang Penggunaan Dana Zakat Untuk Istitsmar (Investasi) telah memberi peluang terbuka untuk pengembangan dana zakat. Dengan kata lain, selama distribusi (tasharruf) zakat dapat dilaksanakan dengan seefektif mungkin, maka penumpukan modal hanya pada segelintir orang dapat dihindari.

ArtikelLainnya

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025
146

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025
166

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025
169

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025
167

Namun, kenyataannya, problem kemiskinan masih saja tetap ada. Jumlahnya tidak berkurang. Meskipun, kategori kemiskinan tersebut masih memerlukan pantauan serius. Di samping itu, pemungutan dana zakat masih sering mengalami tumpang tindih dengan kegiatan kegiatan filantropis yang lain semisal asuransi. Bahkan, asuransi cenderung tidak bisa diketahui secara pasti tentang jaminan polis yang diambil. Misal, ketika seseorang mengasuransikan sebuah mobilnya, lalu selama pemakaian mobil tidak pernah mengalami kerusakan, maka kemanakah dana dana polis yang sudah dikumpulkan tersebut.

Memang, kategori kemiskinan selama ini memang hampir tidak jelas. Apakah kategori miskin tersebut disebabkan karena kekurangan makan, rendahnya mutu pendidikan, atau tidak memiliki pekerjaan.

Memerlukan Pendampingan

Zakat sebagai problem solving menghadapi krisis dilakukan tidak dalam sekali program saja, melainkan secara terus menerus. Kebijakan pemerintah di dalam mengelola dana zakat seharusnya terlepas dari intervensi karena prinsip kemaslahatannya terletak pada masyarakat. Maka, untuk mengukur tingkat kompleksitas problem yang dialami masyarakat harus dikembalikan kepada masyarakat sendiri. Tidak masuk ke dalam ranah politik praktis.

Dengan berprinsip dana masyarakat kembali kepada masyarakat lagi, tentu hal ini memerlukan pendampingan dalam problem problem kompleks pada masyarakat. Sehingga kemiskinan benar benar bisa dihapus dan bisa memasuki pada problem dan kesulitan yang menjadi prioritas setelahnya. Semisal, masalah perlindungan kesehatan, pendidikan,dan baru kemudian jaminan kemanan sosial lainnya.

Menimbangzakat sebagai problem solving menghadapi krisis adalah konsep yang paling ditakuti oleh kapitalisme. Madinah yang tidak memiliki sumberdaya cukup kecuali perkebunan kurma, tapi menghadapi dua imperium besar kala itu, Romawi dan Persia. Secara finansial, dua imperium tersebut lebih siap untuk menaklukkan dunia manapun. Tapi, dengan resep zakat, Madinah dapat bangkit menjadi pusat peradaban. Bahkan, pada masa Khalifah Abu Bakar Al Shiddiq, orang yang tak membayar zakat wajib diperangi, karena pentingnya zakat.

Zakat di era kekinian, bukan karena kurangnya muzakki, melainkan memang dikelola tidak untuk kemakmuran masyarakat, tapi untuk melayani kapitalisme. Walhasil, zakat sebagai dana sosial tidak difungsikan untuk kepentingan sosial. Hal ini dapat dilihat ketika masih banyak lembaga swadaya masyarakat yang menerima dana santunan dari founding luar negeri. Padahal, dana founding tersebut juga berasal dari dana dana filantropi masyarakat.

Setidaknya, bukan saja kesehatan lembaga pengelola masyarakat atau tepatnya sasaran penerima bantuan zakat, melainkan pembinaan terhadap mustahik juga memerlukan top up yang tidak kalah penting. Dengan demikian, UMKM tidak lagi dijadikan sebagai obyek penyerta dalam sebuah program ekonomi global saja, melainkan benar benar mandiri dan makmur.

Walhasil, untuk mengurangi dominasi kapitalisme pembesar pembesar Quraish di Mekah, zakat menjadi senjata ampuh di dalam merubah sistem yang penuh kejahiliahan. Dalam kondisi krisis dan di tanah gersang, Rasulullah saw mampu memberi contoh jika sejarah yang Beliau tempuh jauh lebih sulit daripada zaman sekarang yang penuh dengan fasilitas fasilitas.

Tag/kata kunci: zakat sebagai problem solving menghadapi krisis
Artikel sebelumnya

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

Artikel berikutnya

Presiden yang Memahami Keadilan dan Kemakmuran

Net26

Net26

Artikel Lainnya

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025
158

Misi perekonomian di masa sulit adalah solusi yang hendak dikembangkan oleh Efriadi Suhendri maju pada Konfercab PCNU Lubuklinggau ke-6. Mantan Ketua...

Selanjutnya

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025
144

Dalam menghadapi resesi global akibat perang yang hampir tak berkesudahan, beberapa kesiapan diantaranya ketahanan pangan adalah pilihan program yang menjadi prioritas...

Selanjutnya

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025
165

Inginkan Hadratussyekh Selalu Hadir Bagi kalangan santri, kehadiran seorang kiai adalah suatu kebanggaan dan kemuliaan tersendiri. Baik di kala masih masih...

Selanjutnya

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
218

Dengan mengusung tagliine “Bangga Menjadi Santri Hadratussyekh”, lima tokoh alumni Pesantren Tebuireng sepakat dan siap maju bersama dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah...

Selanjutnya

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025
147

Berbekal dari semangat dan hobi menjelajahi alam, tak dinyana menjadi kegiatan profesi yang menghasilkan. Apri Pujianto menjadi salah satu fotografer yang...

Selanjutnya

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025
144

Pada umumnya, pendidikan pesantren dikategorikan ke dalam dua atau tiga macam. Pertama, pesantren tradisional yang sering diidentikkan dengan kitab kuning atau...

Selanjutnya

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
158

Beragam kenikmatan yang diberikan oleh Allah Taala jarang diketahui kita orang muslim. Bahkan, kenikmatan di balik musibah tidak pernah disadari. Dengan...

Selanjutnya

H Dadang Juhata Kesatria dari Kuningan Jawa Barat

10 Februari 2025
192

Diiringi rintik hujan di hari minggu sore, akhirnya kami tiba di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bersama tim akhirnya kami sampai di kediaman...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Presiden yang Memahami Keadilan dan Kemakmuran

Menjaga Warisan Kiai dan Madrasah pun Berinovasi

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply