• Terbaru
  • Populer

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

23 Oktober 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Berita Umum

Ketika Ritual Seks Dilakukan di Kuburan

Net26 Ditulis oleh Net26
23 Oktober 2022
dalam Berita Umum, Sejarah dan Sastra
A A
372
VIEWS

Hubungan Seks adalah salah satu kebutuhan dasar manusia dalam prokreasi selain makan, merasa, dan berpikir. Namun, jarang menjadi perhatian sosial, bahkan cenderung diabaikan. Begitu pula, ketika ritual seks dilakukan di kuburan (setra).

Sebelum Islam datang, masyarakat di Nusantara, khususnya di Pulau Jawa, banyak menganut paham Bhairawa. Ajaran yang mengutamakan spiritualitas tubuh. Pada awalnya, ajaran ini cukup religius karena mengandung banyak makna, terutama dalam menyikapi kenikmatan kenikmatan jasmani seperti makan daging, makan ikan, banyak minum, dan berhubungan suami istri. Namun, di kemudian hari dilakukan secara ekstrim ketika ritual seks dilakukan di kuburan.

ArtikelLainnya

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025
146

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025
166

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025
169

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025
167

Candi Sukuh sebagai Saksi

Ketika ritual seks dilakukan di kuburan, banyak orang tidak tahu, hubungan seks juga melambangkan kesuburan dan kemakmuran. Namun, gonjang ganjing perjalanan sejarah pada abad ke-15 telah mengakibatkan masyarakat tidak terurus oleh negara sehingga imajinasi sosial terjadi karena ketergantungan yang disandarkan kepada ritual keagamaan. Ketergantungan terhadap ritualitas tersebut menimbulkan berbagai macam “penyimpangan penyimpangan” yang oleh kalangan Hindu-Buddha sendiri ditolak.

Sebab sebab kemunduran Majapahit disebutkan oleh para sejarawan, karena serangan dari kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa, Demak. Pendapat yang mulai disanggah oleh teori teori baru oleh kalangan sejarawan belakangan.

Kejatuhan Majapahit disebabkan karena Majapahit sedang mengalami dekadensi moral dan konflik internal.

Jika diamati, candi Sukuh memiliki relief yang menggambarkan kemakmuran melalui seksualitas. Terutama, Lingga (alat kelamin laki laki) dan Yoni (alat kelamin perempuan) pada patung dan relief tersebut yang menunjukkan jika Majapahit sebenarnya sedang mengalami puncak kemakmuran. Sebagaimana berulang kali Kubilai Khan mengirim pasukan coba menaklukkan Nusantara. Kegagalan serangan bala tentara Tatar ke Singasari yang terdiri dari 30.000 pasukan, kaveleri dan infantri, telah memicu amarah yang sangat besar bagi Kubilai Khan.

Dari aspek ini, kemudian pula melahirkan karya sastra pinggiran Gatoloco, Sabda Palon dan Naya Genggong, yang menilai buruk terhadap aktivitas keberagamaan umat Islam. Sebagaimana Islam memandang, seksualitas merupakan hasrat dan nafsu. Bukan bagian dari ritual keagamaan yang vulgar. Islam memandang lembaga perkawinan, pernikahan, beserta aktivitas seksual adalah lembaga sakral dan rahasia. Bahkan, Islam juga mengajarkan tentang adanya mas kawin (shoduqat) yang diberikan oleh pihak laki laki kepada pihak perempuan sebagai buah penghormatan dan kasih sayang.

Tidak berhenti pada relief relief candi Sukuh dan sastra Gatoloco, aktivitas seksual tersebut masih berlaku hingga masa belakangan di Gunung Kemukus. Bahkan, juga di kuburan kuburan di tempat tempat lain dengan tujuan untuk mendapatkan kemudahan dalam menggapai kekayaan.

Islamisasi Kuburan

Pada pandangan umum, candi dianggap sebagai tempat pemujaan atau “rumah ibadah” bagi kalangan Hindu-Buddha. Hal demikian tidak salah, meskipun candi sebenarnya adalah tempat penyimpanan “abu mayit” raja raja pada zaman sebelum Islam. Sebagaimana candi Ngetos merupakan tempat persemayaman abu jasad dari Prabu Hayam Wuruk. Kata “setra” dalam pandangan umat terdahulu bisa berarti sebuah percandian, kuburan. Di candi candi itulah diadakan upacara maithuna, persetubuhan, sebagai rangkaian dari upacara Pancamakara (Ma Lima) yang didasarkan dari laku yoga-tantra.

Sejalan dengan berlangsungnya Islamisasi penduduk Jawa, maka ulama ulama terdahulu menjadikan kuburan sebagai tempat ziarah (the pilgrim) dengan cara melakukan bacaan bacaan tahlil dan doa doa yang dianjurkan bagi umat Islam yang telah wafat. Bahkan, di Jawa juga tetap dilakukan upacara “nadran” atau membersihkan kuburan ketika menjelang bulan puasa.

Ketika ritual seks dilakukan di kuburan, maka seharusnya marak jika Bhattara (Bra) Wijaya telah diperabukan di candi Sukuh tersebut. Sebagai tempat peristirahatannya yang terakhir. Bukan moksa di Gunung Lawu sebagaimana diungkapkan di dalam narasi Sabda Palon dan Nya Genggong. Meskipun, moksa sendiri dapat dipahami sebagai puncak capaian keruhanian seseorang.

Namun yang jelas, candi Sukuh yang didiirkan pada masa keruntuhan Majapahit tersebut tidak pernah disebutkan sebagai tempat perabuan Brawijaya. Walhasil, ketika ritual seks dilakukan di kuburan, mungkinkah spekulasi cerita Sabda Palon dan Naya Genggong itu tidak pernah ada? Ataukah hanya berupa sanepo sanepo (eufimisme) dalam mengungkapkan fakta sejarah yang sebenarnya? Yang jelas, pergi haji ke Mekah bagi yang mampu sebagai rukun Islam kelima adalah bertujuan ziarah. Sarjana Barat menyebut haji sebagai the pilgrim. Kunjungan ziarah dan napak tilas Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as terhadap leluhur mereka Nabi Adam dan Hawa di Mekah dan Muzdalifah. Dan, disunnahkan untuk berziarah pula ke makam Rasulullah saw di Madinah.

Tag/kata kunci: ketika ritual seks dilakukan di kuburan
Artikel sebelumnya

Mengenal Kata Santri di Indonesia

Artikel berikutnya

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

Net26

Net26

Artikel Lainnya

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025
158

Misi perekonomian di masa sulit adalah solusi yang hendak dikembangkan oleh Efriadi Suhendri maju pada Konfercab PCNU Lubuklinggau ke-6. Mantan Ketua...

Selanjutnya

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025
144

Dalam menghadapi resesi global akibat perang yang hampir tak berkesudahan, beberapa kesiapan diantaranya ketahanan pangan adalah pilihan program yang menjadi prioritas...

Selanjutnya

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025
165

Inginkan Hadratussyekh Selalu Hadir Bagi kalangan santri, kehadiran seorang kiai adalah suatu kebanggaan dan kemuliaan tersendiri. Baik di kala masih masih...

Selanjutnya

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
218

Dengan mengusung tagliine “Bangga Menjadi Santri Hadratussyekh”, lima tokoh alumni Pesantren Tebuireng sepakat dan siap maju bersama dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah...

Selanjutnya

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025
147

Berbekal dari semangat dan hobi menjelajahi alam, tak dinyana menjadi kegiatan profesi yang menghasilkan. Apri Pujianto menjadi salah satu fotografer yang...

Selanjutnya

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025
144

Pada umumnya, pendidikan pesantren dikategorikan ke dalam dua atau tiga macam. Pertama, pesantren tradisional yang sering diidentikkan dengan kitab kuning atau...

Selanjutnya

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
158

Beragam kenikmatan yang diberikan oleh Allah Taala jarang diketahui kita orang muslim. Bahkan, kenikmatan di balik musibah tidak pernah disadari. Dengan...

Selanjutnya

H Dadang Juhata Kesatria dari Kuningan Jawa Barat

10 Februari 2025
192

Diiringi rintik hujan di hari minggu sore, akhirnya kami tiba di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bersama tim akhirnya kami sampai di kediaman...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Membaca Serat Gatoloco Secara Lebih Obyektif

Zakat Sebagai Problem Solving Menghadapi Krisis

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply