• Terbaru
  • Populer

Islam Mengajarkan Budaya Berpakaian dan Emas Kawin

1 November 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Rabu, 24 Juni 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Berita Umum

Islam Mengajarkan Budaya Berpakaian dan Emas Kawin

Net26 Ditulis oleh Net26
1 November 2022
dalam Berita Umum
A A
147
VIEWS

Pada masa Raja Airalngga (990-1049 Masehi) di Kahuripan (Jawa Timur) tercatat sebagian penduduknya sudah melangsungkan perkawinan dengan menggunakan emas kawin. Sebagaimana emas kawin secara historis merupakan tradisi umat Islam, terutama suku-bangsa Arab. Dan, terlepas dari pembahasan “jual beli perkawinan” dan cara berpakaian suku-bangsa Arab karena faktor alam dan lingkungan yang melatarinya setidaknya Islam mengajarkan budaya berpakaian dan emas kawin.

Potret studio seorang gadis dari Makassar, Sulawesi Selatan, Ca.1920. Nederlands Foto Museum. @potret.sejarahindonesia

Kontes Kecantikan

Tujuan dari kontes kecantikan bagi kaum wanita setidaknya adalah untuk menonjolkan feminisme dan keunggulan intelektual. Tujuan ini bersesuaian dengan hasrat kaum wanita untuk tampil lebih menawan dan memiliki keunggulan keunggulan bila dibandingkan dengan kaum lelaki. Sehingga wanita bagi kalangan masyarakat Indonesia tidak hanya dipandang sebatas kanca wingking. Manak, macak, dan masak. Wanita pada dasarnya seimbang (relasi gender) dengan kaum lelaki yang memiliki intelektualitas dan integritas sehingga memerlukan tampilan tampilan “fashionable”.

ArtikelLainnya

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025
148

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025
170

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025
197

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025
159

Di dalam sejarah manusia, wanita lebih sering dipandang sebagai objek atau komoditas, baik secara lebih halus sebagai budaya maupun secara ekstrim sebagai budak belian. Sebagai objek dan komidtas, wanita sering ditampilkan selayak benda benda pajangan dengan penuh pesona, bahkan dipamerkan dalam upacara upacara resmi kenegaraan. Bagai perhiasan, wanita sering dipilih yang terbaik wajah dan penampilannya. Pada tradisi jual beli manusia, wanita sering pula dipajang di panggung panggung untuk dicari pembelinya. Pada pajangan ini, wanita diperintahkan untuk menampilkan sisi sisi sensualitas tubuh dan sosok maskulinitas pada dirinya. Pada sisi ini, telah tertoreh di panggung panggung sejarah pada masa lalu secara ekstrim.

Pada abad ke-19, gaya wanita Nusantara masih banyak yang tidak mengenakan pakaian yang menutup anggota tubuh secara utuh. Namun, Islam mengajarkan budaya berpakaian dan emas kawin. Sebagian suku-bangsa Nusantara yang telah mengenal Islam berangsur angsur merekondisikan gaya berpakaian. Dapat dibayangkan, pada masa lalu, pakaian minim adalah bagian dari keterbatasan keterbatasan budaya dan tradisi.

Mispersepsi Emas Kawin

Budaya manusia hidup dari tradisi. Setiap saat terus berkembang untuk mencari sisi sisi terbaik. Tradisi berpakaian di Arab mungkin didorong oleh kondisi alam yang terlalu dingin atau terlalu panas sehingga mereka berpakaian lebih ketat dengan menutup sekujur tubuh. Sementara masyarakat di Nusantara dikatakan hampir tidak menutup tubuh mereka karena juga faktor alam. Begitu pula, pada praktik praktik perbudakan, wanita dipandang sebagai komoditas yang memiliki nilai dan harga tertentu. Maka wajar, jika kemudian di dalam hadis hadis Rasulullah saw dalam bab “munakahat” lebih dikenal istilah “mahar” yang bersifat transaksional daripada redaksi kata “shidqun/shoduqat” yang digunakan di dalam Al Quran.

Di dalam Al Quran, menurut KHA Musta’in Syafi’ie, redaksi kata “shidqun” lebih mengekspresikan penghargaan Islam terhadap kaum wanita. Karena, “shidqun” atau mas kawin tersebut merupakan pemberian dengan ketulusan (nihlah), bukan karena besarnya nilai atau harga. Sehingga dalam praktik praktik perkawinan parasahabat yang tidak mampu boleh menggunakan “cincin besi” atau dalam kasus Sayidina Ali ibn Abi Thalib yang menggunakan baju besi perangkat perang sebagai mas kawin. Jadi, pada dasarnya, Islam mengajarkan budaya berpakaian dan emas kawin karena tingkat penghargaan dan ketulusan yang tinggi, bukan karena faktor mahal harganya.

Tag/kata kunci: Islam mengajarkan budaya berpakaian dan emas kawin
Artikel sebelumnya

Munas P2RPTI Pilih Joko Supeno sebagai Ketua Umum

Artikel berikutnya

Melacak Kesundaan Orang Sunda

Net26

Net26

Artikel Lainnya

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025
159

Dalam menghadapi resesi global akibat perang yang hampir tak berkesudahan, beberapa kesiapan diantaranya ketahanan pangan adalah pilihan program yang menjadi prioritas...

Selanjutnya

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025
148

Berbekal dari semangat dan hobi menjelajahi alam, tak dinyana menjadi kegiatan profesi yang menghasilkan. Apri Pujianto menjadi salah satu fotografer yang...

Selanjutnya

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025
146

Pada umumnya, pendidikan pesantren dikategorikan ke dalam dua atau tiga macam. Pertama, pesantren tradisional yang sering diidentikkan dengan kitab kuning atau...

Selanjutnya

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
167

Beragam kenikmatan yang diberikan oleh Allah Taala jarang diketahui kita orang muslim. Bahkan, kenikmatan di balik musibah tidak pernah disadari. Dengan...

Selanjutnya

H Dadang Juhata Kesatria dari Kuningan Jawa Barat

10 Februari 2025
203

Diiringi rintik hujan di hari minggu sore, akhirnya kami tiba di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bersama tim akhirnya kami sampai di kediaman...

Selanjutnya

Pengaruh Media Massa dalam Menciptakan Citra Positif

4 Desember 2024
187

Media massa merupakan suatu bentuk kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui media massa yang semakin terus berkembang memungkinkan informasi menyebar dengan...

Selanjutnya

Petunjuk dan Mukjizat Al Quran (1)

24 Oktober 2024
143

Subuh kali ini berbeda. Saya salat di stasiun Gambir. Kedua kalinya, saya menginjakkan kaki di ibukota. Walau bagi sebagian orang ini...

Selanjutnya

Pesantren Sukunsari Kembangkan Program Santri Advance

14 Mei 2024
161

Melihat peta potensi pesantren yang kian diminati oleh masyarakat, maka diperlukan pula strategi yang harus mumpuni untuk mengikuti perkembangan zaman. Sedianya,...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Melacak Kesundaan Orang Sunda

Sastra dan Pusat Peradaban di Nusantara

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply