• Terbaru
  • Populer

Ketika Perlu Membaca Novel Tanpa Pengantar

21 November 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Ketika Perlu Membaca Novel Tanpa Pengantar

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
21 November 2022
dalam Sejarah dan Sastra
A A
179
VIEWS

Ketika perlu membaca novel tanpa pengantar, maka perlu diskusi. Untuk memahami sesuatu yang rumit memang seharusnya dilakukan diskusi. Mengapa perkara susastra belum juga kunjung selesai di Indonesia? Karena, tidak ada ruang diskusi yang terbuka. Sehingga masih sering dijumpai penghakiman penghakiman secara sepihak. Tugas seorang susastrawan adalah menemukan ruang dan titik kulminasinya sendiri. Tidak bisa dihambat oleh satu keyakinan bersama.

Demikian pula, pada problem problem filsafat, akan banyak hal yang rumit dan sulit dipahami. Namun, tidak abai begitu saja. Harus didiskusikan sehingga bisa dipahami dan memiliki orientasi. Meskipun, masih dalam koridor yang mendekati obyek. Seorang susastrawan tidak perlu mendeskripsikan sebuah definisi yang tegas. Cukup melalui simbol simbol yang bisa dipahami. Perkara definisi, biar ada di kepala masing masing.

ArtikelLainnya

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024
250

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
172

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
143

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

 

Penulis: Zoel Kanwa

Judul: Mendaki Gunung Cahaya

(Kisah Inspiratif tentang Perjalanan Spiritual Seorang Anak Muda dalam Rangka

Meraih Cinta dan Ridha Allah SWT)

Penerbit Nadi Pustaka, 2022

 

Ketika perlu membaca novel tanpa pengantar, seorang penulis sebenarnya tidak takut untuk menggambarkan realitas sebenarnya yang ada di sekitarnya, tapi sering bayang bayang ketakutan datang menghampiriinya dan sang susastrawan memerlukan “kata pengantar” yang panjang untuk menjelaskan hasil buah karyanya.

Hal ini menunjukkan kalangan pembaca belum sampai pada taraf kedewasaan. Sebab, kedewasaan akan tumbuh ketika perlu membaca novel tanpa pengantar. Padahal, pembaca yang kritis, dia memerlukan referensi yang banyak untuk melakukan perbandingan perbandingan dan diskusi diskusi yang berisi dan bergizi.

Sinopsis

Lika liku kehidupan setiap anak manusia akan menemukan ujungnya sendiri sendiri, senafas dengan jalan yang ditempuhnya. Laksana Firaun yang menemukan pintu tobat ketika maut sudah berada di ujung tenggorokan. Masalah jalan ini, tidak ada seorang pun yang tahu, kecuali Dia Sang Pemiliknya. Sehingga tidak ada hukum di dunia yang bisa membenarkan tentang benar salah sebuah perjalanan. Apakah ia akan tersesat atau dibenarkan dari sejak awal.

Novel Mendaki Gunung Cahaya ini menyajikan dan telah memberi inspirasi sebuah perjalanan yang rumit ketika menembus institusi institusi formal yang normatif. Sebagaimana Nabiel menjumpai orang orang terdekatnya begitu runyam dalam menyikapi hidup mereka. Walaupun Nabiel sendiri tidak kalah runyam di dalam mecari jati dirinya.

Kesejatian memang harus dicari, baik secara formal di muka masyarakat maupun di dalam pengakuan diri. Namun, untuk menggambarkan dan mengungkapnya ke muka khalayak tidak semudah menjelaskan citra yang hadir dan tampak baik baik saja. Di dalam realitas, performance bisa dibentuk. Bisa diciptakan dan bisa dicitrakan sehingga membius setiap orang. Namun, di balik itu, dapatkah dijelaskan kerumitan kerumitan di dalam proses pembentukannya?

Memang, sejatinya, kehadiran Tuhan sudah dikenal sejak awal, tidak perlu menjalani proses yang rumit dan runyam. Cukup berlaku normatif. Namun, Tuhan memiliki caraNya sendiri untuk menghadirkan diriNya kepada setiap hambanya.

Novel ini tidak bermaksud membandingkan antara Nabiel dan Firaun. Masing masing memiliki jalannya sendiri. Jika Firaun bisa menuhankan diri agar orang lain menyembah dirinya, maka Nabiel telah coba mendobrak keegoan diri agar Tuhan tidak bersemayam di dalam dirinya sehingga ia bisa berlaku tidak seperti Firaun. Tuhan bagi Nabiel adalah Tuhan yang dia rasakan. Bukan Tuhan atas bentukan pikiran pikiran, perasaan perasaan, atau bahkan yang dicitrakan selama ini. Setiap orang bisa “kecelik” untuk menikmati alur cerita di dalam novel ini!

Tag/kata kunci: ketika perlu membaca novel tanpa pengantar
Artikel sebelumnya

Kebutuhan Manusia terhadap Indeks Referensi

Artikel berikutnya

Bekejai, Tradisi Gotong Royong dalam Adat Pernikahan

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
269

KAU BEGITU DEKAT Rara Danerek Dan awan menyelubungi perjalanan terasa jauh, tetapi dekat untaian doa dan bebungaan menemani waktu yang tersisa...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
175

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
279

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
166

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
156

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
187

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Bekejai, Tradisi Gotong Royong dalam Adat Pernikahan

Merubah Tradisi Ilmiah yang Sebenarnya Tak Baru

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply