• Terbaru
  • Populer

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

Fajar Ganteng Ditulis oleh Fajar Ganteng
20 Mei 2024
dalam Sejarah dan Sastra
A A
240
VIEWS

0

———————————–

ArtikelLainnya

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
165

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
141

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
268

Tepat pada hari Sabtu, pukul 11.00, pamanku, Asnadi, mengatakan ” Bang Fajar, bukankah sangat terlalu arogan untuk mengatakan tuhan tidak ada sedangkan pengetahuan kita saja belum sepenuhnya kongkrit secara luas. Bahkan, mekanika quantum itu sendiri aslinya gak bisa disebut sains, karena sulit diprediksi.”

Saya pun menjawab, ” Mekanika quantum bukan sesuatu mekanika yang bisa kita paksa secara kontruksi akal untuk bisa diprediksi, melainkan hanya bisa ‘diketahui’, bukan diprediksi. Mekanika quantum itu seperti nomor togel dan scater dalam judi slot, yang sulit ditebak walaupun Anda membuat rumus berjilid jilid. Begitupun ranah quantum, itu sesuatu yang acak.

Jadi ada suatu mekanika di mana sistemnya memang pada dasarnya bekerja begitu, acak dan sulit diprediksi. Apa sih yang sulit diprediksi?”

Mekanika quantum sulit diprediksi karena fenomena di tingkat partikel subatomik seringkali tidak dapat diprediksi dengan presisi mutlak.

Karena konsep seperti superposisi, di mana partikel dapat berada dalam beberapa keadaan sekaligus, dan ketidakpastian Heisenberg menyebabkan tantangan dalam menentukan posisi dan momentum partikel secara simultan. Ini memunculkan interpretasi yang berbeda dan menyulitkan prediksi yang akurat. Itulah kenapa dalam mekanika quantum sangat mendukung prinsip “kebetulan”.

Fenomena dalam mekanika quantum, seperti dekohesi, superposisi, dan ketidakpastian, seringkali memberikan kesan kebetulan. Misalnya , dalam eksperimen pengukuran apapun, hasilnya bisa bergantung pada probabilitas dan interaksi dengan pengamat, memberikan kesan bahwa hasilnya acak atau kebetulan. Konsep ini menantang pandangan deterministik klasik tentang alam semesta, dan mekanika quantum telah memperkenalkan gagasan bahwa kebetulan adalah bagian integral dari dunia quantum.

Jadi, apa yang kalian lakukan selama ini seperti yang kalian anggap keberuntungan atau kesialan, atau rencana tuhan. Itu adalan serangkaian dari kebetulan yang terjadi sebelumnya. Sulit sekali untuk mengatakan bahwa sebagian besar kehidupan Anda itu tidak didominasi oleh serangkaian kebetulan.

Anda merencanakan untuk jalan jalan di pesisir pantai karena kebetulan Anda lahir dan besar di situ. Anda tidak sengaja melihat beberapa kompleks perumahan yang bagus, dan masih baru. Sejak saat itu, Anda mulai merencanakan untuk menabung uang, supaya bisa membayar DP rumah. Dan, sisanya Anda bayar secara kredit, karena kebetulan Anda juga sudah diterima kerja di perusahaan yang cukup memberi gaji besar. Ini adalah serangkaian dari kebetulan kebetulan yang terjadi sebelumnya, lalu dari kebetulan tersebut Anda mulai menciptakan beberapa rencana ke depan.

Dan rencana Anda ke depan itu menentukan kebetulan kebetulan selanjutnya. Artinya, rencana rencana yang kalian rencanakan selama ini adalah hasil dari kebetulan juga. Belum lagi, tentang superposisi itu sangat rumit sekali. Dan, itu memang sudah sewajarnya.

Kalau Anda justru malah menyamakan tuhan dengan prinsip quantum sehingga Anda berfikir bahwa tuhan pun sama seperti quantum sulit dijangkau/diketahui/diprediksi. Justru, itu tak masuk akal. Karena, sejak awal, tuhan itu telah mendapat definisi bahwa dia memiliki sifat sifat.

Jangankan mau disamakan dengan prinsip quantum. Biarpun anda menganalogikan tuhan dengan angin yang tidak terlihat pun itu gak lojik. Karena, sejak awal, kita semua tahu bahwa angin gak bisa ngomong, gak bisa mikir. Jadi, analogi seperti ini tidak bisa digunakan. Kalau sejak awal, bahwa angin itu diyakini bisa ngomong dan bisa mkir, justru orang gak akan percaya lagi dengan angin yang seperti itu. Begitu pun keyakinan terhadap tuhan.

Belum lagi ada dalil yang mengatakan bahwa tuhan tidak seperti ciptaanya atau tuhan itu tidak seperti yang ada. Ya, artinya tuhan tidak ada. Karena, semua yang ada itu bukan tuhan. Jadi, terlepas hal hal yang belum kita ketahui, sekarang ataupun nanti. Artinya, kita sudah tahu bahwa apa yang belum kita ketahui dan akan kita ketahui bukanlah TUHAN. Jadi, sampai kapanpun tuhan memang tidak ada.

Cukup bisa dipahami?

Artikel sebelumnya

Tinjauan Tasawuf terhadap Polemik Nasab dan Basmalah

Artikel berikutnya

Hadratussyekh, KHM Yusuf Masyhar, dan Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an

Fajar Ganteng

Fajar Ganteng

Mahasiswa STID Al Biruni Cirebon

Artikel Lainnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
174

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
274

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
163

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
155

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
185

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya

Sudah Saatnya Santri Dibekali Historiografi yang Cukup

8 April 2023
182

Belajar kisah dan sejarah nabi nabi tidak salah. Belajar kisah khalifah empat dan raja raja setelahnya juga tidak salah. Namun, salah...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Hadratussyekh, KHM Yusuf Masyhar, dan Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an

Sajak dalam Lelapnya Semesta

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply