• Terbaru
  • Populer

Booking Order, Jejak Peninggalan Kolonial di Dunia

2 Juli 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sosial dan Olahraga

Booking Order, Jejak Peninggalan Kolonial di Dunia

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
2 Juli 2022
dalam Sosial dan Olahraga
A A
157
VIEWS

Kadang, menjadi bahan penelitian, kapankah prostitusi dan perbudakan di dunia dimulai?

Sebagai agama yang mengajarkan tentang elan moral, Islam tidak berbicara secara tuntas tentang prostitusi. Meskipun, Al Quran menyebutkan kata-fakta “البغاء” sebagai kata pembuka untuk mengeksplorasikan lebih jauh secara historis.

ArtikelLainnya

Mencari Format Moderasi Beragama di Era Milenial

17 Juli 2022
149

Gus Miek dan Masalah Mursyid Tunggal

17 Juli 2022
475

Renungan Renungan Toponimi Wakadol

17 Juli 2022
173

Ahlussunah wal Jama’ah dan Larangan Membuat Firqoh

14 Juli 2022
157

Bahan Komoditas

Prostitusi merupakan aktivitas bisnis yang dipercaya oleh parasejarawan berusia paling tua, seumuran sejarah manusia. Menyusul aktivitas perbudakan yang setiap zaman bersalin rupa.

Pada masa sejarah kuno, dapat disaksikan di dalam film-film berlatar belakang gladiator misalnya, ketika manusia menjadi komoditas untuk diperjualbelikan di pasar-pasar bebas. Jadi, komoditas perdagangan pada kuno tidak saja berupa bahan-bahan kebutuhan pokok, melainkan juga perbudakan.

Komoditas manusia tersebut diperoleh melalui jalan menangkap di tempat-tempat liar, di samping suku-suku-bangsa yang kalah perang. Pihak yang kalah perang, karena tidak mampu membayar hutang perang, mereka dikenai sanksi dengan jalan menjadi budak.

Tentu, hal ini menjadi salah satu latar belakang sejarah yang menjadikan suatu suku-bangsa buas untuk memerangi pihak lain. Di samping, untuk menguasai wilayah-wilayah strategis ekonomi lainnya. Sejarawan berbicara faktor-faktor ekonomi lebih berperan menjadi sebab-sebab peperangan.

Pada masa-masa agama mulai menjadi bagian dari sejarah, kelahiran agama Yahudi dan Kristen tidak memberikan solusi dalam mengurangi perbudakan. Pembebasan suku-bangsa anak-anak keturunan Nabi Ya’kub (Israel) dari perbudakan oleh Nabi Musa juga tidak memberikan implikasi yang lebih baik. Bahkan, kian menjadi. Hal ini tampak pada sejarah Kaisar Herodes ketika akan lahir Yesus Kristus. Suku-bangsa Koptik (Qibtiyah) di Mesir menjadi sasaran sejak pertama tahun Masehi hingga masa Islam datang. Suku-bangsa Koptik terus mengalami penindasan-penindasan selama berabad-abad.

Nabi Muhammad saw dimasukkan sebagai 100 tokoh paling berpengaruh di dunia oleh Michael H Heart karena memiliki agenda pembebasan perbudakan ini. Sejak masa Islam, praktik-praktik perbudakan di dunia pun secara perlahan mulai dapat dihapus. Dan, dunia memasuki masa peradaban.

Perdagangan Manusia di Indonesia 

Prostitusi menjadi bagian penting perjalanan sejarah kolonialisme. Karena, hingga abad ke-18, Thomas Stamford Raffles masih mempraktikkan jual beli manusia (perbudakan) dan VOC (baik di belahan Dunia Timur maupun belahan Dunia Barat) meraih keuntungan besar di Asia, Afrika, hingga Amerika. Maka, tidak heran, jika kemudian populasi suku-bangsa Afrika cukup besar di Benua Amerika.

Kolonialisme tersebut bukan saja membuka kota-kota pusat perdagangan emas dan rempah-rempah, melainkan juga perdagangan manusia. Di kota-kota perdagangan yang dibentuk oleh Perusahaan Kamar Dagang Eropa tersebut prostitusi dan perbudakan berjalan masif.

Lalu, apakah prostitusi tidak memiliki akar sejarahnya di Nusantara? Tentu, ada, karena hal itu merupakan hasrat alami. Namun, peningkatan prostitusi sebagai komoditas berlangsung masif sejak perdagangan dan pendirian kota-kota dagang oleh kolonialisme. Pada suku-suku-bangsa yang berada di pedalaman, adat istiadat dipegang dengan sangat erat oleh masyarakat sehingga ada aturan dan sanksi tersendiri bagi pelaku-pelaku prostitusi.

Selain perdagangan manusia dan prostitusi berlangsung ramai di kota-kota pelabuhan, pinggir laut, pendirian kota-kota modern pun berdampak pada maraknya prostitusi ini. Batavia pada pendiriannya di masa JP Coen banyak menyimpan cerita-cerita ini. Bukan saja dibuat perkampungan perbudakan dari berbagai suku-bangsa di dunia, Batavia juga mulai melegalkan prostitusi.

Pembuatan rel kereta api juga telah menciptakan satu komunitas baru prostitusi, di samping tempat-tempat yang sudah dilegalkan seperti Bandungan di Semarang dan Dolly di Surabaya. Di sepanjang stasiun-stasiun kereta api, komunitas prostitusi tidak bisa dilepaskan begitu saja, seperti di Senen Jakarta, Pasarkembang Yogyakarta, atau di Turi Surabaya.

Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: PerbudakanProstitusi
Artikel sebelumnya

KH Aan Hidayat: Pesantren Al Quran sebagai Pusat Gerakan

Artikel berikutnya

Masjid Ponpes Al Furqon Lubuklinggau Fokus Pendidikan

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Parodi Islam Anyaran di Panggung Ketoprak Indonesia

4 Juli 2022
162

Dunia maya yang marak satu dekade belakangan ini telah menyajikan satu parodi panjang lakon-lakon dari Timur Tengah Setengah. Maksudnya, aksesoris dan...

Selanjutnya

Syamsun Baihaqi Arief, Hafal Al Quran dan Setia di Jalur Dakwah

9 April 2022
425

Berjumpa dengannya sebagai sosok yang ramah, penyayang, dan baik hati. Selepas dari Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang, Gus Baey (sebutan...

Selanjutnya

Tidak Ada Haul untuk Hadratussyekh KHM Hasyim Asy’ari

9 April 2022
581

Rasa cinta terhadap Hadratussyekh KHM Hasyim Asy'ari, sahabat-sahabatnya, dan NU tidak ada salahnya diungkapkan. Setiap habis sholat Al Maktubah atau pada...

Selanjutnya

Tasawuf Falsafi dalam Pandangan Santri Sarjana Kanonik

7 April 2022
194

Sebut saja dia sarjana pesantren kanonik. Seorang sahabat yang pernah belajar di pesantren, kuliah di perguruan tinggi ternama, kemudian banyak membaca...

Selanjutnya

Membaca Tauhid dalam Angka Satu dan Nol

3 April 2022
570

Musyrik merupakan persoalan serius bagi umat Islam, karena termasuk dosa besar yang tidak terampuni. Sehingga sejak dini, paraulama menciptakan ilmu khusus...

Selanjutnya

Ketika Tasawuf Falsafi Menjadi Agama Rakyat

2 April 2022
190

Kemunculan Syekh Siti Jenar dalam kancah sejarah dan legenda beragama umat Islam di pulau Jawa telah menjadi titik tolak pertentangan antara...

Selanjutnya

Thariqah-thariqah yang Bermula dari Thariqah Al Syadziliyah

1 April 2022
931

Secara sosial, thariqah Al Syadziliyah bersifat komunal, komunitas. Tidak dalam kondisi individual. Sehingga mudah dikenali oleh kalangan masyarakat awam. Bahkan, tidak...

Selanjutnya

Islam Agama Konstitusi, Sejarah Singkat Thariqah

28 Maret 2022
197

Islam adalah agama konstitusional. Agama yang merujuk kepada dua warisan utama Baginda Rasulullah SAW, berupa Al Quran dan hadis. Sehingga semua...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Masjid Ponpes Al Furqon Lubuklinggau Fokus Pendidikan

Presiden Jokowi: Rusia dan Persaudaraan Nusantara

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply