• Terbaru
  • Populer

Husni Mubarok Amir, Santri dalam Kiprah yang Banal

20 Maret 2021

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sosial dan Olahraga

Husni Mubarok Amir, Santri dalam Kiprah yang Banal

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
20 Maret 2021
dalam Sosial dan Olahraga
A A
496
VIEWS

Melihat dirinya sekarang mungkin tak tergambar pada puluhan tahun silam di MQ Tebuireng. Ketika itu, ia mungkin pula masih kucel dan “ngantukan”. Tradisi dan ritual santri-santri yang banyak digembleng pada kesibukan yang padat.

Beberapa kali berjumpa dengannya dalam suasana dan kesan yang mendalam. Kalem dan tegas, berwibawa. Tetap hormat pada siapapun, terutama senior dan para kyai. Tumbuh dalam aktivitas yang padat telah melahirkan dirinya sebagai sosok yang dipenuhi oleh garis-garis karakter yang jelas. Begitupun kecerdasannya dalam membuat “jock-jock” ringan. Membuat dirinya cepat akrab pada siapapun.

ArtikelLainnya

Mencari Format Moderasi Beragama di Era Milenial

17 Juli 2022
149

Gus Miek dan Masalah Mursyid Tunggal

17 Juli 2022
475

Renungan Renungan Toponimi Wakadol

17 Juli 2022
173

Ahlussunah wal Jama’ah dan Larangan Membuat Firqoh

14 Juli 2022
157

Sehari-hari, ia bisa ditemui di kantor PBNU hingga larut. Banyak agenda dan tugas yang harus diselesaikan olehnya. Di samping, ia juga rajin menyambangi kegiatan-kegiatan pengajian di masyarakat. Turun gunung ke pelosok-pelosok kampung.

Memang, kehidupan butuh proses. Satu fase sejarah yang tidak bisa diingkari oleh siapapun. Sekecil apapun peran dan kiprahnya di mayapada. Husni tertempa dari latar belakang santri yang ketat pada aturan di MQ Tebuireng. Pendidikan dasarnya dihabiskan di pesantren penghafal al-Quran itu. Setelah selesai mesantren, ia meneruskan pendidikan di perguruan tinggi di Jakarta. Dunia penuh hiruk-pikuk dinamis metropolis. Bersama kawan-kawannya, Husni membangun barisan semangat aktivis kampus.

Dari aktivitas-aktivitasnya yang banal itu, ia tumbuh dan memenangkan seleksi alam. Manakala kawan-kawannya sudah sibuk dengan diri sendiri, Husni masih “stand by” pada konsistensinya. Pada jabatan-jabatan strategis yang dibangun tidak dalam waktu sekejap dan berbiaya murah. Setapak demi setapak, Husni menjadi sosok santri metropolitan dengan hubungan yang “stay humble”. Rendah hati.

Investasi sosial, kalau mau dikatakan demikian. Bergelut bersama sesama secara emansipatori adalah satu-satunya cara untuk membangun emosi, simpati, dan empati. Rumusan-rumusan dari pengalaman yang harus diterjemahkan ke dalam sebuah aksi. Penderitaan-penderitaan pada level bawah harus disuarakan ke dalam kesetaraan yang lebih tinggi. Hal yang sudah jarang dilakukan oleh tokoh-tokoh penting di dalam meraih ambisi dan kekuasaan.

Mewarisi kharisma dari sang ayah sebagai tokoh masyarakat Jakarta, Husni tampil dalam kesederhanaan dan kecerdasan emosional. Untuk merawat warisan non materi yang tidak mudah tanpa adanya spiritual yang juga memadai. Tidak saja pengalaman di pesantren dan kampus, Husni juga membaktikan diri pada level sejati seorang santri, laku. Jika meminjam istilah dari tarekat Naqsyabandiyah, apa yang dilakukan oleh Husni adalah bertapa di tengah keramaian. Dar al-anjuman. Sepi di tengah keramaian metropolitan.

Cirebon, 20 Maret 2021.

Penulis: Goesd

Editor: Goesd

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Santri-santri Seniman “Indonesische” (2)

Artikel berikutnya

Gus Miftachul Ulum dan Kisah Mesantren di PETA Tulungagung

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Parodi Islam Anyaran di Panggung Ketoprak Indonesia

4 Juli 2022
162

Dunia maya yang marak satu dekade belakangan ini telah menyajikan satu parodi panjang lakon-lakon dari Timur Tengah Setengah. Maksudnya, aksesoris dan...

Selanjutnya

Booking Order, Jejak Peninggalan Kolonial di Dunia

2 Juli 2022
157

Kadang, menjadi bahan penelitian, kapankah prostitusi dan perbudakan di dunia dimulai? Sebagai agama yang mengajarkan tentang elan moral, Islam tidak berbicara...

Selanjutnya

Syamsun Baihaqi Arief, Hafal Al Quran dan Setia di Jalur Dakwah

9 April 2022
425

Berjumpa dengannya sebagai sosok yang ramah, penyayang, dan baik hati. Selepas dari Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang, Gus Baey (sebutan...

Selanjutnya

Tidak Ada Haul untuk Hadratussyekh KHM Hasyim Asy’ari

9 April 2022
581

Rasa cinta terhadap Hadratussyekh KHM Hasyim Asy'ari, sahabat-sahabatnya, dan NU tidak ada salahnya diungkapkan. Setiap habis sholat Al Maktubah atau pada...

Selanjutnya

Tasawuf Falsafi dalam Pandangan Santri Sarjana Kanonik

7 April 2022
194

Sebut saja dia sarjana pesantren kanonik. Seorang sahabat yang pernah belajar di pesantren, kuliah di perguruan tinggi ternama, kemudian banyak membaca...

Selanjutnya

Membaca Tauhid dalam Angka Satu dan Nol

3 April 2022
570

Musyrik merupakan persoalan serius bagi umat Islam, karena termasuk dosa besar yang tidak terampuni. Sehingga sejak dini, paraulama menciptakan ilmu khusus...

Selanjutnya

Ketika Tasawuf Falsafi Menjadi Agama Rakyat

2 April 2022
190

Kemunculan Syekh Siti Jenar dalam kancah sejarah dan legenda beragama umat Islam di pulau Jawa telah menjadi titik tolak pertentangan antara...

Selanjutnya

Thariqah-thariqah yang Bermula dari Thariqah Al Syadziliyah

1 April 2022
931

Secara sosial, thariqah Al Syadziliyah bersifat komunal, komunitas. Tidak dalam kondisi individual. Sehingga mudah dikenali oleh kalangan masyarakat awam. Bahkan, tidak...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Gus Miftachul Ulum dan Kisah Mesantren di PETA Tulungagung

Bercanda Anti Kemapanan Bersama Bang Abdul Qodir

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply