• Terbaru
  • Populer

Trio Hafiz Lamongan (Turhan Badri, Ali Manshur, dan Nuril Huda)

15 Februari 2021

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Trio Hafiz Lamongan (Turhan Badri, Ali Manshur, dan Nuril Huda)

Aris Izzuddin Ditulis oleh Aris Izzuddin
15 Februari 2021
dalam Sejarah dan Sastra
A A
181
VIEWS

Sekadar menyebut nama ketiganya jadi teringat pada trio aktor Bom Bali I yang menghebohkan jagad di tahun 2002 dulu. Ketiga nama tersebut berasal dari desa yang bertetangga dengan desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan. Desa para gembong teroris yang berdekatan dengan desa Payaman, Solokuro, Lamongan.

Saat masih ramai-ramainya peristiwa pengeboman tersebut, salah satu dari mereka berkunjung ke Bali. Sesampai di pelabuhan Ketapang, ada pemeriksaan oleh para petugas. Ketika ia diminta untuk menunjukkan identitas, dengan cerdik yang diberikan adalah kartu identitas santri, bukan kartu tanda penduduk. Kecerdikan yang membuatnya lolos dari interograsi dan bisa masuk ke Bali. Padahal, jika menunjukkan KTP asli kemungkinan akan ikut terciduk, karena satu daerah, ditambah lagi dengan ciri-ciri yang agak mirip, tumbuh rambut di dagu.

ArtikelLainnya

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024
240

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
165

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
141

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

Ketiganya memulai nyantri di Pondok Pesantren Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng selepas SMP tahun 1997, pesantren yang mereka sebut sebagai serpihan surga, karena di sana mereka bisa mandi sepuasnya. Maklum, karena di daerah asal mereka, air sangatlah langka. Sebuah ungkapan yang sering juga diutarakan oleh sebagian santri asal Gresik lainnya.

Turhan Badri, menyelesaikan hafalannya lebih cepat dari kedua rekannya. Ia diwisuda hafiz tahun 2001, kuliah di jurusan Mu’amalah IInstitut Keislaman Hasyim Asy’ari (IKAHA), kemudian melanjutkan ke jenjang Magister di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang ditempuhnya ketika masih menjadi pengurus Majlis Tarbiyah wat Ta’lim (MTT/pengurus pesantren). Walhasil, ia harus bolak balik jarak tempuh Malang-Jombang.

Suara Turhan Badri terbilang ringan, renyah, dan fasih. Ketika ia mengaji telah membuat al-Marhum K.H. Mashum Zubaidi kepincut. Sehingga membuat Kyai Al-Quran kharismatik asal Kota Pasuruan itu berminat untuk menjadikannya menantu. Dan sekarang, bersama putera-puteri Beliau, Turhan Badri menjadi pengelola Pesantren Ta’limil Quran Kota Pasuruan beserta lembaga-lembaga di bawah naungannya. Namanya di Pasuruan berubah menjadi Gus Farhan Badri. Kesibukan sehari-hari lainnya, ia diangkat menjadi Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Pasuruan.

Nama yang kedua adalah Ali Manshur. Ia menyelesaikan hafalannya tahun 2002 dan diwisuda hafiz edisi tahun itu juga. Ia mempunyai dua gelar sarjana, karena kuliah dengan “twin program”, sarjana hukum sekaligus sarjana pendidikan.

Ali Manshur pernah menjadi bagian dari BPRS Lantabur, Bank kebanggaan Pondok Pesantren MQ Tebuireng. Ia berkarir dari nol hingga menjadi kepala kantor. Ketika berada dipuncak karirnya, ia memutuskan keluar, mencari pengalaman baru, berwirausaha. Kini, ia menggeluti bisnis telur bebek sekaligus tetap mengabdi di bidang Al-Qur’an sebagai pengajar di beberapa lembaga, menjadi pengurus Jam’iyyah Qurra wal Huffadh Nahdlatul Ulama (JQHNU) dan aktif di majlis khotmil Qur’an wilayah Sidoarjo.

Adapun nama yang ketiga adalah Nuril Huda. Ia diwisudah hafiz tahun 2003. tipikalnya seperti orang yang kuat kemauan; langkahnya jauh melebihi kedua rekannya. Selepas dari MQ Tebuireng, ia mengembara ke negeri jiran, Malaysia, selama kurang lebih hampir sepuluh tahun.

Kini, ia sudah kembali ke kampung halaman, berwirausaha, sekaligus mengamalkan ilmu dari pesantren.
Selama di pesantren, ketiga nama tersebut seringkali mendapatkan amanah dari Kyai menjadi keamanan pondok. Amanah yang berat dan bertujuan untuk menegakkan peraturan pesantren, sekaligus menjadi santri yang paling banyak dimusuhi oleh santri-santri lainnya. Meskipun banyak pula yang mencintai mereka. Pengalaman sebagai keamanan pesantren tersebut telah membentuk pribadi menjadi tangguh, sekadar bekal untuk hidup di masyarakat di kemudian hari.
Kini, mereka berjauhan, berkiprah di medan pengabdian masing-masing, siap menjadi manusia “anfauhum linnas”.

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Antara Tokoh Publik dan Politik, Di Mana Perbedaannya

Artikel berikutnya

Cerita Mbah Man dan “Pendelenge” Kiai Mustaqim Tulungagung

Aris Izzuddin

Aris Izzuddin

_Mangan seng bener,Ngucap seng bener, lan laku seng bener_ Dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Artikel Lainnya

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
268

KAU BEGITU DEKAT Rara Danerek Dan awan menyelubungi perjalanan terasa jauh, tetapi dekat untaian doa dan bebungaan menemani waktu yang tersisa...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
175

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
275

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
163

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
155

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
185

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Cerita Mbah Man dan "Pendelenge" Kiai Mustaqim Tulungagung

Kang Jalal, Gus Ishom, dan Ustadz Idrus Ramli

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply