• Terbaru
  • Populer

Anwar Mustaqim: Mencari Jejak Kemukjizatan Al Quran

30 Mei 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Anwar Mustaqim: Mencari Jejak Kemukjizatan Al Quran

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
30 Mei 2022
dalam Sejarah dan Sastra
A A
182
VIEWS

Ada sebagian orang berpendapat: kemukjizatan Nabi Muhammad saw hanyalah Al Quran, sementara yang lain dipandang sudah biasa terjadi sebagai fenomena alam biasa seperti membelah bulan atau Isra Miraj. Saintis bisa menjawab perkara-perkara ajaib tersebut. Dalam ceritanya, Buya Said (KH Said Aqil Siroj) menyebutkan, ‘Kalau sekadar Rasulullah saw bisa menyembuhkan mata Sayidina Ali, itu bukan mukjizat. Itu pernah dilakukan oleh Nabi Isa as. Kalau Rasulullah saw bisa membelah bulan dengan pedangnya, itupun juga bukan mukjizat. Nabi Musa as pernah membelah laut dengan memukulkan tongkatnya. Itu pernah dilakukan oleh Nabi Musa as.”

Tinggal Al Quran yang dipercaya mengandung keajaiban-keajaiban susastra, sebab dengan kandungan susastra yang tinggi Al Quran dapat mengalahkan ahli-ahli susastra zaman itu. Zaman Al Quran diturunkan.

ArtikelLainnya

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024
248

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
171

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
141

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

Dengan demikian, susastra tinggi tersebut memiliki kekuatan dapat mengalahkan (i’jaz, اعجاز). Hanya saja, kekuatan di bidang apa sehingga dapat dikatakan sebagai mukjizat?

Otentikasi Kebenaran Al Quran

Bagi kalangan yang malas berpikir, mereka dengan cepat akan berlindung di balik kata iman. Untuk memahami, mengenal, dan merasakan mukjizat itu harus melalui iman. Kalau tidak iman, tidak bisa menemukan kemukjizatan Al Quran tersebut. Demikian alasan mereka.

Lalu, apakah kemukjizatan itu hanya berlaku bagi orang-orang yang beriman? Padahal, terang-terangan Al Quran terbuka untuk dibaca umum, termasuk orang-orang yang tidak beriman? Sebagaimana diungkapkan sendiri di dalam Al Quran;

– وَمَا تَسْـَٔلُهُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ

“Dan kamu sekali-kali tidak meminta upah kepada mereka (terhadap seruanmu ini), kecuali hanyalah pengajaran bagi semesta alam.” (QS Yusuf: 104).

-وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ

Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.” (QS Al Qalam: 52)

– إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ

“Al Quran tidak lain merupakan peringatan bagi semesta alam.” (QS Shad: 87)

– إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ

“Al Quran tidak lain merupakan peringatan bagi semesta alam.” (QS Al Takwir: 27).

Ayat-ayat Al Quran tersebut jelas menyebutkan kalau Al Quran berbicara kepada semua makhluk, baik manusia, jin, setan, gunung, laut, hewan, planet-planet, dan seterusnya. Tanpa terkecuali. Adapun ungkapan harus beriman terlebih dahulu baru percaya kepada kemukjizatan Al Quran; itu persoalan hidayah. Persoalan dalam bab pembahasan lain.

Yang jelas, jika memang kemukjizatan Al Quran itu ada dan ditujukan kepada orang-orang berakal tentu bisa dijawab dengan rasional-kalau Al Quran itu otentik benar. Dan, jika tidak bisa dijawab secara rasional, berarti kemukjizatan itu tidak ada, karena takut dikritik, tidak menyentuh aspek rasional, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, untuk percaya Al Quran itu otentik benar, seseorang tidak perlu beriman terlebih dahulu. Siapa tahu setelah dia berhasil menemukan otentikasi kebenaran Al Quran, dia lalu mendapat hidayah dan beriman?

Memahami Makna Al Quran

Pada intinya, jangan berhenti untuk bersemangat mencari kemukjizatan Al Quran. Sebab, kemajuan-kemajuan saintis tidak jarang ditemukan setelah membaca Al Quran, meskipun si pembaca tetap saja tidak beriman.

Membaca dan memahami Al Quran tentu tidak cukup berhenti di lisan saja. Membuat rumah tahfidh, lalu menghapal ramai-ramai. Tidak begitu. Atau, dibaca secara berulang-ulang kemudian mendapat hasil karomahnya, itu tingkatan kelas awam. Sebagaimana mantra-mantra selain Al Quran pun dapat pula menghasilkan keajaiban-keajaiban. Hal ini bisa terjadi.

Memahami Al Quran dan menemukan kemukjizatannya dapat pula dicapai sesuai dengan sunah Allah Taala. Dengan mengamalkan surat Al Waqi’ah misalnya atau surat-surat lainnya akan dimudahkan mendapat rezeki dan pertolongan dari Allah Taala. Cuma, untuk mendapatkan rezeki dan pertolongan itu tentu memerlukan washilah. Bisa saja Allah Taala menggerakkan hati seseorang untuk mengantar dan membawa rezeki dan pertolongan itu melalui tangan orang lain. Atau, dengan sebab Allah Taala mengutus seekor burung untuk menjatuhkan rezeki itu di hadapan hamba si pemohon itu. Sunnah Allah Taala berjalan melalui washilah tersebut.

Demikian, manusia tidak tahu melalui washilah (perantara) apa rezeki dan pertolongan itu akan berjalan sesuai dengan sunnahNya. Sehingga manusia pun sebaiknya melakukan usaha-usaha. Adapun usaha-usaha tersebut memerlukan ilmu dan pengetahuan.

Kembali kepada bahasan susastra. Apakah benar kemukjizatan itu melalui perantara susastra?

Sebelum memahami kemukjizatan Al Quran melalui susastra memang sebaiknya terlebih dahulu memahami, apa itu susastra? Sebagaimana Nabi Daud as dianugerahi suara yang merdu sehingga mampu mengajak bicara burung-burung. Di dalam Al Quran QS Al Naml ayat 16 telah disebutkan;

وَوَرِثَ سُلَيۡمٰنُ دَاوٗدَ‌ وَقَالَ يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمۡنَا مَنۡطِقَ الطَّيۡرِ وَاُوۡتِيۡنَا مِنۡ كُلِّ شَىۡءٍؕ‌ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الۡفَضۡلُ الۡمُبِيۡنُ

Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud, dan dia (Sulaiman) berkata, “Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata.”

Ungkapan Nabi Sulaiman as dalam ayat tersebut menggunakan kata “manthiq, منطق”yang artinya pikiran. Artinya, Nabi Sulaiman as tidak semata bisa berbicara, melainkan juga mewariskan kemukjizatan Nabi Daud as dalam memahami bahasa dan pikiran burung-burung. Kalau hanya bisa berbicara, mungkin Al Quran akan menggunakan kata “kalam, كلام’ atau “qawl, قول”, dan kata yang sepadan dengan itu.

Sehingga dengan ungkapan manthiq tersebut sebenarnya Nabi Daud as juga menguasai susastra atau setidaknya sebagai pelaku sastra (sastrawan).

Wallahul Musta’an.

Cirebon, 30 Mei 2022.

Penulis: M. Sakdillah
Editor: Goesd
Tag/kata kunci: Otentikasi Kebenaran Al Quran
Artikel sebelumnya

Buya Syafi’i Ma’arif Banjir Ucapan Belasungkawa dari Warga NU

Artikel berikutnya

Buya Said: Ketika Teks Tak Mampu Lagi Bicara

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
269

KAU BEGITU DEKAT Rara Danerek Dan awan menyelubungi perjalanan terasa jauh, tetapi dekat untaian doa dan bebungaan menemani waktu yang tersisa...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
175

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
276

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
165

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
155

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
186

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Buya Said: Ketika Teks Tak Mampu Lagi Bicara

Gadis yang Bersembunyi di Balik Senyum Gus Kamid

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply