• Terbaru
  • Populer

Menyusun Agenda Muktamar NU dalam Topik Kemanusiaan

19 Maret 2021

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Menyusun Agenda Muktamar NU dalam Topik Kemanusiaan

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
19 Maret 2021
dalam Sejarah dan Sastra
A A
173
VIEWS

Muktamar merupakan agenda terpenting di dalam merumuskan persoalan-persoalan pada setiap lima tahun sekali. Muktamar merupakan forum tertinggi organisasi manakala semua tata aturan, peralihan, dan pemilihan bisa dilakukan. Maka, momentum muktamar bukan saja persoalan siapa Rais Aam dan siapa Ketua Umum di organisasi Nahdlatul Ulama (NU), karena hal itu persoalan teknis administrasi. Namun yang lebih penting adalah rumusan-rumusan yang akan dibuat dan dilaksanakan sebelum dan sesudah muktamar dilakukan.

Sumbangan pemikiran K.H. Nasihin Hasan dalam membangun “Sebuah Ekosistem Kebudayaan dalam Melestarikan Kemanusiaan” cukup kiranya menjadi perhatian, baik dalam kerangka konsep maupun tantangan realitas kekinian.

ArtikelLainnya

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024
240

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
165

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
141

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

Realitas kekinian bersama kelestarian kemanusiaan bisa dijadikan gambaran tentang titik tolak penempatan manusia dalam menghadapi tantangan-tantangannya. Yang terbaru dan masih berlangsung di dalam menghadapi kenyataan adanya Pandemi Covid-19. Hal ini baik secara langsung atau tidak harus menjadi refleksi bersama.

Memang, membicarakan manusia dan agama di satu sisi menjadi problem yang tidak tuntas-tuntas sehingga diperlukan sebuah lembaga seperti PBB yang mengemban tugas menyelesaikan problem-problem “human right”. Sebagaimana “hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya adalah hak asasi manusia yang terkait dengan aspek sosio-ekonomi dan budaya, seperti hak pendidikan, hak atas perumahan, hak atas standar hidup yang layak, hak kesehatan, dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan budaya.” Pertanyaan yang kemudian muncul adalah di mana posisi agama dalam kumandang “human right” di antara hak-hak tersebut?

Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights, disingkat ICESCR) adalah sebuah perjanjian multilateral yang ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 16 December 1966 dan mulai berlaku pada tanggal 3 Januari 1976. Di Indonesia, Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya tersebut mulai diratifikasi pada 26 Februari 2006. Hal ini menandakan masih banyak pekerjaan rumah yang belum benar-benar dilaksanakan.

Secara konsep, NU sudah melakukan diplomasi-diplomasi sekala nasional, bahkan internasional dalam hal hak-hak budaya. Berbicara topik pada level budaya, tentu tidak bisa mengabaikan faktor warisan. NU didirikan salah satu tujuan pertamanya adalah melindungi hak-hak budaya umat Islam yang ada di Jazirah Arab, Hijaz. NU mengutus tim khusus yang diberi nama Komite Hijaz untuk melindungi situs-situs sejarah seperti makam Nabi Muhammad Saw dan lain-lain dari upaya-upaya pemusnahan.

Sebetulnya tidak ada hubungan antara situs-situs tersebut dan perliaku keagamaan, karena tata aturan agama bisa dilakukan dan dibuat setiap saat dalam sebuah kesepakatan konstitusi. Namun, dari aspek budaya, situs-situs sejarah telah menyimpan khazanah dan makna yang tak ternilai. Karena eksistensi kesejarahan manusia menjadi sangat penting, terutama dari aspek pengetahuan. Sebagai warisan ini, maka budaya selayak sebagaimana harta pusaka (turats) harus pula dijaga, dipelihara, dan dilestarikan, bahkan bila perlu dikembangkan secara lebih luas.

Secara khazanah, nilai-nilai budaya kaum muslim di Indonesia sangat kaya dan selalu dikumandangkan demikian. Namun, hanya dipandang sebagai tradisi dan ritual. Membuat sebuah ekosistem budaya tentu memerlukan pula pengetahuan yang melibatkan beberapa unsur. Tidak serta berdiri sendiri. Akar-akarnya perlu digali. Dari hasil penggalian tersebut sebuah warisan dapat dihadirkan (hadlarah) secara lebih relevan seperti perdamaian abadi misalnya. Sebuah perdamaian tidak bisa diwujudkan tanpa adanya kesadaran budaya seperti sebab-sebab persaudaraan, sebab-sebab perbedaan, maupun sebab-sebab keyakinan. Demikian, tujuan-tujuan “human right” semakin luas dalam prinsip-prinsip universal antar suku dan bangsa.

NU sementara ini telah menebarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar universal tersebut melalui diplomasi-diplomasi antar agama di Vatikan, diplomasi-diplomasi antar bangsa di Israel dan Iran, bahkan pada level forum tertinggi bangsa-bangsa di dunia, PBB.

 

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Aris Sumisdianto Berkah Menjadi Pelayan Santri

Artikel berikutnya

Santri-santri Seniman “Indonesische” (2)

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
268

KAU BEGITU DEKAT Rara Danerek Dan awan menyelubungi perjalanan terasa jauh, tetapi dekat untaian doa dan bebungaan menemani waktu yang tersisa...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
175

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
275

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
163

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
155

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
185

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Santri-santri Seniman "Indonesische" (2)

Husni Mubarok Amir, Santri dalam Kiprah yang Banal

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply