• Terbaru
  • Populer

Sastra Menambah Wawasan

30 Maret 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sejarah dan Sastra

Sastra Menambah Wawasan

Bagus Dilla Ditulis oleh Bagus Dilla
30 Maret 2022
dalam Sejarah dan Sastra
A A
174
VIEWS

Untungnya, sastra tidak hanya puisi dan prosa. Sastra juga meliputi drama kehidupan, baik disengaja atau tidak.

Tapi, yang lebih penting adalah sastra bersifat serius dan tidak sekaligus. Serius karena mengandung otentikasi makna, dan tidak karena yang serius bisa menjadi tidak serius. Hanya dihitung keindahannya saja sehingga kalangan awam memandang seni adalah sastra dan sastra adalah seni.

Nabi-nabi Tanpa Kitab Suci

ArtikelLainnya

Coretan Fajar dalam Literasinya: Semua yang Ada Bukanlah Tuhan

20 Mei 2024
243

Sejarah Pendirian NU untuk Merespon Situasi Global

15 Mei 2024
169

Apa Untungnya Menjadi Seorang Penulis?

14 Mei 2024
141

Hidup bukan tentang Kegagalan

23 April 2024
416

Seorang seniman dengan penghayatan tinggi akan menemukan satu titik puncak keruhanian. Manakala ia berpolemik dengan dirinya sendiri. Pada satu saat, ia menangkap kegelisahan-kegelisahan sehingga menjadi inspirasi, sementara di saat yang lain ia menuangkan ekspresi itu ke dalam rupa dan bentuk. Seorang seniman hanya akan menemukan ekspresi dalam tindakan-tindakannya yang ambigu.

Di satu sisi, Rasulullah SAW pernah dianggap sebagai penyair gila. Tukang igau. Karena, telah memberitakan kemustahilan-kemustahilan. Tentang dunia yang tak tampak.

Sementara penyair-penyair pada saat itu dan penyair umumnya sangat akrab dengan penampakan itu. Mereka hanya hafal lekuk-lekuk tubuh dan daging. Dari sini, kepenyairan lebih gampang diterima karena bisa disentuh dan diraba.

Dilematika agama-agama lokal dalam bingkai kepercayaan pada masa Orde Baru telah memutus garis hubungan, relasi, sejarahnya dari masa lalu. Agama, terutama Islam, hanya dipandang dari yang diturunkan, “Devine”, “Gift”, maupun “Faith”, keimanan yang diikuti dengan keyakinan. Padahal, pada konotasi tertentu, kepercayaan-kepercayaan lokal juga melibatkan keyakinan di dalam aktivitas kehidupan’.

Kelemahan mendasar dari keterputusan prakeimanan telah menyebabkan tafsir-tafsir bermunculan dari situasi sesudahnya. Mempersepsikan masa lalu dari sudut pandang kekinian dengan penegasan “sholih li kulli zaman wa makan”; otentik pada setiap zaman dan tempatnya. Maka, dengan sendirinya, penegasan tersebut telah mengubur masalalu hanya demi kepuasan masa sekarang. Tanpa bisa menempatkan pada kurungan waktu dan tempat. Rumit?

Spiritualitas Kaum Abangan

Kaum Abangan yang belakangan disebutkan di Indonesia oleh Clifford Geertz telah disamarupakan dengan kaum pagan yang juga berkembang di dunia belahan lain. Mereka menggambarkan model-model ritual keagamaan tanpa memandang latar belakang sejarahnya. Dalam kasus persembahan umpamanya, dari tiga model ibadah-ritual (melibatkan mantra, yoga, dan persembahan), pengorbanan terhadap manusia sebagai tumbal terjadi di mana-mana. Tidak terkecuali di Mekah dengan Abdullah bin Abd Al Muthalib sebagai korbannya, juga pada Ismail pada masa yang jauh sebelumnya.

Cerita-cerita legenda korban manusia yang merupa ke dalam model kanibalisme serta ritual minum darah akan memiliki keserupaan pada praktik-praktik tumbal pada umumnya. Praktik Bhirawa di Kediri misalnya. Hal serupa juga dalam ritual-ritual paling purba di tempat-tempat lain sebagaimana “Voodoo”.

Praktik-praktik spiritualitas Abangan beserta ritualitasnya tidak dijumpai seekstrim yang digambarkan. Terutama sebutan terhadap mereka sebagai anti-Tuhan. Praktik-praktik Abangan hanya dapat digambarkan dalam kepercayaan dan keyakinan yang berbeda dengan praktik-praktik keagamaan yang serba formal. Pandangan mereka pada totalitas ketiadaan seorang “hamba” di hadapan Tuhannya yang memiliki akar kemiripan dengan agama-agama formal lainnya. Bedanya, praktik penghilangan kehambaan tersebut juga meniadakan gerakan dan perbuatan, terutama pada aktivitas.

Merubah mindset kekafiran tentu tidak mudah. Karena, mereka memiliki pengalaman yang mungkin bisa saja sama dengan kita. Tapi, persepsi kita sering cepat menuduh, bahkan memusuhi. Mereka, kaum Abangan, yang sering melihat hakikat daripada yang wadat. Mungkin bisa lebih khusyuk ketika menunaikan sholat daripada kita, karena mereka telah menemukan hakikat.

Jakarta, 30 Maret 2022.

Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: AbanganVoodoo
Artikel sebelumnya

Manunggaling Kawula lan Gusti

Artikel berikutnya

Thariqah-thariqah yang Bermula dari Thariqah Al Syadziliyah

Bagus Dilla

Bagus Dilla

*A writer and culture activities*

Artikel Lainnya

Turut Berdukacita Kewafatan Rara Gendis Danerek

23 April 2024
269

KAU BEGITU DEKAT Rara Danerek Dan awan menyelubungi perjalanan terasa jauh, tetapi dekat untaian doa dan bebungaan menemani waktu yang tersisa...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Kedua)

21 April 2024
175

“Gunakan waktu sekolah untuk belajar,”  ucap salah satu guru saya ketika pidato di upacara hari Senin waktu itu. Saat bolos, saya selalu berpikir akan ucapan bernada...

Selanjutnya

Pelangi di Awal Cakrawala (Bagian Pertama)

19 April 2024
275

Nama saya Fajar Sidik. Lahir pada tanggal 16 Mei 2005. Fajar adalah nama panggilanku dan saya lahir dari keluarga yang sangat...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-2

25 Januari 2024
154

Di dalam rumah kayu, tergeletak seseorang yang tengah mendengkur halus. Nafasnya teratur dengan punggung yang tenang. Tubuh itu tak bergerak sama...

Selanjutnya

Wanita Serigala dan Wanita Elang Bagian-1

24 Januari 2024
158

Huma itu lantang dan tampak bersih dari rerumputan. Tidak terlalu lebar luasnya. Daun daun pepohonan tumbuh liar. Hujan baru saja reda...

Selanjutnya

Pati Rasa dalam Menghadapi Kenyataan

14 Januari 2024
165

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meraih cita cita dan cinta. Namun, selalu saja mendapat kegagalan. Orang yang sering mendapat kegagalan, hatinya...

Selanjutnya

Ketika Kuda Besi kembali Dipacu

16 November 2023
155

Laki-laki itu menyusuri jalan tanpa tahu kemana. Keluar dan bergerak hanyalah pilihannya saat itu. Puluhan beban liar di pikirannya seakan ingin...

Selanjutnya

Menjadi Seorang Dienald di Tengah Arus Perubahan

8 Juli 2023
186

Sebagai jiwa yang memiliki spirit kebudayaan, Muhammad Dinal Maryadi (lebih sering disebut Dienald), termasuk beruntung. Dia memiliki kesempatan emas selama perjalanan...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Thariqah-thariqah yang Bermula dari Thariqah Al Syadziliyah

Ketika Tasawuf Falsafi Menjadi Agama Rakyat

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply