• Terbaru
  • Populer

Pesantren Kami Tidak Mengajarkan Kekerasan! (Bagian Satu)

8 September 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Berita Khusus

Pesantren Kami Tidak Mengajarkan Kekerasan! (Bagian Satu)

Zoel Kanwa Ditulis oleh Zoel Kanwa
8 September 2022
dalam Berita Khusus
A A
225
VIEWS

Untuk menghindari tindak kekerasan di pondok pesantren, jauh jauh hari Hadratussyekh KHM Yusuf Masyhar melarang kegiatan beladiri atau pencaksilat di Pondok Pesantren Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng.

MQ Tebuireng dikhususkan belajar Al Quran yang didemonstrasikan ke dalam proses menghafal, baik masyhurah maupun sab’ah, serta pendidikan dan pengajaran ilmu ilmu kealquranan yang dimadrasahkan. Sehingga sejak berdiri pada 31 Desember 1971, MQ Tebuireng telah melahirkan ribuan penghafal Al Quran yang memiliki kapasitas intelektual mengagumkan. Dan, jauh dari tindak tindak kekerasan.

ArtikelLainnya

Lompatan Besar Mendalami Tafsir Al Quran

5 Agustus 2023
222

Gerai dan Pesona Kopi Abah

1 Agustus 2023
208

Fikrah dan Harakah KHM Yusuf Masyhar di Kabupaten Sidoarjo

31 Mei 2023
253

Puisi Puisi Hasyim Wahid

22 Maret 2023
419

Mengaca dari sejarahnya, beladiri atau pencaksilat merupakan kesenian yang lahir dari rahim pesantren. Di berbagai daerah di Indonesia, beladiri atau pencaksilat merupakan salah satu media ajaran Islam dapat menyentuh pada kehidupan masyarakat secara nyata. Di Sumatera Barat, misalnya, pencaksilat diajarkan di surau surau bagi anak anak kampung (parasiak) sebelum mereka beranjak dewasa. Begitu pula, di Banten, Betawi, Cirebon, dan pesantren pesantren pada umumnya, pencaksilat diajarkan di masjid masjid dan mushalla mushalla. Menjadi tradisi, turun temurun.

Berikut tuturan Tuan Guru Dzulmanni Al Banjari, sosok budayawan dan tokoh agama asal Kalimantan Selatan yang merespon atas tindak kekerasan yang terjadi di pesantren belakangan ini. (Redaksi).

Menyikapi Kekerasan di Pesantren

Ketika beberapa waktu lalu kita mendengar kabar duka bahwa telah terjadi unsur kekerasan di Ponpes Gontor Darussalam Ponorogo yang mengakibatkan seorang santri meninggal dunia, kita umat Islam dengan prihatin mengucapkan belasungkawa: innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Kita semua ikut berduka cita. Satu nyawa apalagi nyawa seorang muslim teramat mahal harganya di sisi Allah swt.

Kita tidak bermaksud menyalahkan siapa pun, apalagi mencari kambing hitam. Kita dalam kesempatan kali ini hanya bisa bertanya: kok bisa di pondok pesantren sebesar Gontor terjadi kekerasan fisik hingga salah seorang santrinya meninggal dunia. Soal takdir kita tidak membahas. Ruh bukan milik kita. Ruh milik Allah. Soal hidup dan mati memang urusan Allah. Tak ada hak bagi kita untuk ikut mencampuri hak mutlak Allah.

Namun demikian, sebagai hamba kita punya kewajiban untuk menjaga ruh atau nyawa kita yang dalam hukum Islam disebut dengan istilah “hifzhunnafs”, menjaga keselamatan jiwa. Dengan kata lain, apa pun bentuk sikap dan perbuatan yang menyebabkan nyawa bisa melayang maka hendaknya dihindari. Jangankan memukul orang secara fisik, berburuk sangka saja kepada orang lain kita tidak boleh.

Tag/kata kunci: beladiriMQ TebuirengPencaksilat
Artikel sebelumnya

Lagi dan Lagi, Soal Kenaikan BBM

Artikel berikutnya

Pesantren Kami Tidak Mengajarkan Kekerasan! (Bagian Dua)

Zoel Kanwa

Zoel Kanwa

Tuan Guru Dzulmanni Al Banjari tinggal di Tabalong, Kalimantan Selatan. Penulis, editor, guru, dan santri yang aktif di masyarakat.

Artikel Lainnya

100 Hari Wafat Remy Sylado

19 Maret 2023
168

Hari yang indah. Dapat berjumpa kalangan penyair. Sebutan bagi penggiat puisi di Indonesia. Mereka muncul dalam karakter dan corak pakaian yang...

Selanjutnya

Memanusiakan Teks Al Quran ke dalam Tafsir Aktual

10 Maret 2023
328

Judul : Sebuah Biografi KH Ahmad Musta’in Syafi’ie Pengantar : M. Alaika Salamulloh Penulis : M Junaidi Cover : Ismail No....

Selanjutnya

Pedas! Anggota IKAPETE yang Tak Mau Berjuang di Masyarakat, Diminta Berhenti!

23 Januari 2023
186

Disarikan dari “Pemikiran Hadratussyekh KHM Hasyim Asy'ari dalam Kajian Kontekstualisasi Tafsir Kebangsaan” oleh Dr. KHA Musta'in Syafi'ie, M.Ag. Sayyidah Fatimah Radliyallahu...

Selanjutnya

Buya Syakur dan Buya Husein sebagai Tipikal Intelektual Timur dan Barat

11 Januari 2023
233

Meskipun bersifat dikotomik, pada hakikatnya, keilmuan itu kembali kepada diri pribadi masing masing. Itulah genre yang sesungguhnya. Ketika genuisitas dan otentisitas...

Selanjutnya

Bekejai, Tradisi Gotong Royong dalam Adat Pernikahan

25 November 2022
353

Bekejai adalah upacara daur hidup di daerah Sumatera bagian khusus. Istilah ini muncul dari adat dan bahasa Rejang. Suku ulu yang...

Selanjutnya

Welfare State, Pembangunan Ekonomi Berstandar Sedekah

16 November 2022
208

Tema Welfare State, pembangunan ekonomi berstandar sedekah memang tidak umum dalam studi studi sosial, ekonomi, politik, bahkan kemakmuran itu sendiri. Sebagaimana kemakmuran...

Selanjutnya

Lukisan Habib Luthfi Laku Dijual Ratusan Juta

18 Oktober 2022
252

Di tengah ancaman krisis ekonomi dunia saat ini, ketika hampir setiap orang kebingungan berbicara duit, Yudi Antono seolah mendapat keberkahan duren...

Selanjutnya

Kebahagiaan Maulid Nabi Dan Wujud Syukur Shiddiqiyyah Sebagai Bangsa Indonesia

Santunan Nasional Shiddiqiyyah
13 Oktober 2022
194

Kebahagiaan Maulid Nabi dan wujud syukur Shiddiqiyyah sebagai Bangsa Indonesia oleh Warga Shiddiqiyyah dikhidmatkan dengan memberikan santunan nasional. Warga thoriqoh Shiddiqiyyah...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Pesantren Kami Tidak Mengajarkan Kekerasan! (Bagian Dua)

Proses Santrinisasi Seni Musik (I)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply