• Terbaru
  • Populer

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 6)

19 Maret 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Jelajahi Alam untuk Kembangkan Kreasi

13 Juni 2025

KHM Yusuf Hasyim: Pahlawan Pembaharu Pendidikan Pesantren

30 Maret 2025

Dunia Itu Mudah Jangan Dipersulit

10 Februari 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Jumat, 19 Juni 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Sosial dan Olahraga

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 6)

Silsilah Tarekat Syadziliyah KH Said Aqil Siroj

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
19 Maret 2022
dalam Sosial dan Olahraga
A A
301
VIEWS

Hajar! Lapar! Dikurangi makannya. Boleh makan tapi jangan terlalu kenyang betul gitu loh. Dikurangilah. Ya, kita nggak perlu puasa, nggak banyak-banyak puasa asal kita setiap hari membatasi diri untuk makan. Atau, kalau nggak mau dibatasi, nanti malah akan dibatasi dengan paksa loh. Apa? Jangan susu, jangan gula, nggak usah manis, nggak usah pedas, lah itu dokter yang membatasin malah. Lebih baik, sebelum dokter yang batasin, kita dulu yang batasin. Karena mau nggak mau nanti dokter yang membatasin kita loh? Jangan minum yang berlemak, jangan makan yang berlemak, jangan susu, jangan kopi, jangan merokok, hah… banyak sekali jangannya nanti. Nanti, lama-lama, sempit-sempit-sempit, sampai nggak boleh makan nanti. Kalau sudah Izroil yang datang nggak boleh makan sudah.

Jadi, sebelum dokter yang melarang, membatasi makan kita, coba kita batasin sendiri. Toh, masih bebas makan apa saja, tapi coba kita batasin, perut itu lapar!

ArtikelLainnya

Mencari Format Moderasi Beragama di Era Milenial

17 Juli 2022
153

Gus Miek dan Masalah Mursyid Tunggal

17 Juli 2022
478

Renungan Renungan Toponimi Wakadol

17 Juli 2022
177

Ahlussunah wal Jama’ah dan Larangan Membuat Firqoh

14 Juli 2022
164

Sebab, kalau terlalu penuh, semua sudah tahulah, urusan makan sebenarnya tak perlu diterangkan, kalau perut itu penuh? Maka, jelas isinya di situ tidak ada tempat, tidak ada ruang untuk zikir kepada Allah. Sulit. Mudah ngantuk, mudah capek, mudah malas.

Kalau sudah betul-betul menghadap menuju Allah, bukan untuk plesir, bukan hanya untuk tamasya, tour yang tidak ada artinya; diisi dengan “zikrullah”. Zikir kepada Allah.

Tujuannya apa? Tujuan “zikirullah” itu?

Nanti, nanti, tujuannya nanti. Sekarang “zikrullah”. “Zikr”, “ïstiqamah”. Kalau mampunya cuma 100 kali? Asal ajeg, asal kontinyu, asal terus menerus. Tiap malam, baca “La ilaha illallah” 100 kali, kalau memang mampunya 100 kali. Nanti, deh, bulan depan baru 300 kali. Bulan depan baru 1000. Nggak papa, nggak papa, kita masih latihan. 100 kali dulu, e, asal kontinyu.

إِنَّ نَاشِئَةَ ٱلَّيْلِ هِىَ أَشَدُّ وَطْـًٔا وَأَقْوَمُ قِيلً

Karena apa kita memilih waktu malam itu? “Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan (Al Quran surat Al Muzzammil ayat 6). Terjemahannya begitu. Istiqamah! Zikir kepada Allah dengan kontinyu. Tidak penting kontinyu lagi. الاستقامة خير من الف كرامة , Al Istiqamah khairun min alfi karamah. Kontinyu itu, istiqamah itu, lebih mulia, lebih utama, bagi Allah daripada orang yang memiliki 1000 keramat. Kalau orang punya 1000 keramat ndak begitu dihargai oleh Allah. Tapi, orang istiqamah, maka jelas orang itu bisa menguasai dirinya, mengenali dirinya, mengontrol dirinya, memaksa dirinya, minimal, kalau masih “taábbud” berarti masih memaksa; kalau sudah “taqarrub” berarati sudah mulai tidak terpaksa; apalagi kalau sudah tingkatnya “tahqquq”, ya sudah, sudah luar biasa.

Kalau sudah istiqamah? Coba zikir “Allah” dengan sakinah. Dengan tenang. Dengan tenang. Tenang itu gimana? Sakinah itu bukan hanya badannya, tapi tenang perasaannya, tenang jiwanya, emosi, uneg-uneg, apalah itu buang semua. Marah, hasud, dengki, takabur, sombong itu, buang! Itu sakinah.

Kalau sudah sakinah? Zikir kepada Allah dengan “thuma’ninah”. Lah ini, di sini adanya. Adanya di sini, di atas susu kiri. Ya, ini sih tempatnya, ya? Tapi, yang jelas, zikir, soal ini nanti rincian menurut tarekat Al Syadziliyah. Walaupun kita ndak pake ini, rincian ini, asal zikir itu kontinyu, kemudian sakinah, kemudian thuma’ninah. Nanti, nanti, nanti akan saya terangkan di situ. Tujuannya apa? Akan mendapatkan apa? Kalau sudah zikir? Kalau sudah tawajuh? Zikir? Sampai ke zikir yang thuma’ninah? Insya Allah, akan mendapatkan “musyahadah”. (Bersambung).

Penulis: M. Sakdillah (transkrip)
Editor: Bagus Dilla
Tag/kata kunci: sakinahtaábbudthuma'ninah
Artikel sebelumnya

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 5)

Artikel berikutnya

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 7)

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Parodi Islam Anyaran di Panggung Ketoprak Indonesia

4 Juli 2022
162

Dunia maya yang marak satu dekade belakangan ini telah menyajikan satu parodi panjang lakon-lakon dari Timur Tengah Setengah. Maksudnya, aksesoris dan...

Selanjutnya

Booking Order, Jejak Peninggalan Kolonial di Dunia

2 Juli 2022
157

Kadang, menjadi bahan penelitian, kapankah prostitusi dan perbudakan di dunia dimulai? Sebagai agama yang mengajarkan tentang elan moral, Islam tidak berbicara...

Selanjutnya

Syamsun Baihaqi Arief, Hafal Al Quran dan Setia di Jalur Dakwah

9 April 2022
428

Berjumpa dengannya sebagai sosok yang ramah, penyayang, dan baik hati. Selepas dari Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang, Gus Baey (sebutan...

Selanjutnya

Tidak Ada Haul untuk Hadratussyekh KHM Hasyim Asy’ari

9 April 2022
587

Rasa cinta terhadap Hadratussyekh KHM Hasyim Asy'ari, sahabat-sahabatnya, dan NU tidak ada salahnya diungkapkan. Setiap habis sholat Al Maktubah atau pada...

Selanjutnya

Tasawuf Falsafi dalam Pandangan Santri Sarjana Kanonik

7 April 2022
196

Sebut saja dia sarjana pesantren kanonik. Seorang sahabat yang pernah belajar di pesantren, kuliah di perguruan tinggi ternama, kemudian banyak membaca...

Selanjutnya

Membaca Tauhid dalam Angka Satu dan Nol

3 April 2022
578

Musyrik merupakan persoalan serius bagi umat Islam, karena termasuk dosa besar yang tidak terampuni. Sehingga sejak dini, paraulama menciptakan ilmu khusus...

Selanjutnya

Ketika Tasawuf Falsafi Menjadi Agama Rakyat

2 April 2022
193

Kemunculan Syekh Siti Jenar dalam kancah sejarah dan legenda beragama umat Islam di pulau Jawa telah menjadi titik tolak pertentangan antara...

Selanjutnya

Thariqah-thariqah yang Bermula dari Thariqah Al Syadziliyah

1 April 2022
972

Secara sosial, thariqah Al Syadziliyah bersifat komunal, komunitas. Tidak dalam kondisi individual. Sehingga mudah dikenali oleh kalangan masyarakat awam. Bahkan, tidak...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 7)

Bincang Tuntas Tasawuf (Bagian 8)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply