• Terbaru
  • Populer

Peta Geopolitik Hadarat Al Islam (Bagian 10)

26 April 2022

Pesantren dan Kesinambungan Peradaban

21 Desember 2025

Mengapa Pancasila harus Diselamatkan oleh Soeharto?

6 Oktober 2025

Kala Pikiran Menemukan Keabadiannya dalam Goresan Tangan

3 Oktober 2025

Mengenal Guk Ri, Sosok Ketua IKAPETE MUSIRAWAS

1 Agustus 2025

Juru Bicara Alumni Pesantren Tebuireng Lubuklinggau Usulkan Pemekaran PWNU Sumsel Barat

25 Juli 2025

Juru Bicara Alumni Melaporkan Kesiapan Alumni Tebuireng di Lubuklinggau

14 Juli 2025

PCNU Lubuklinggau Siap Gelar Konfercab ke-6, Alumni Tebuireng Mendominasi

13 Juli 2025

AKBP Ardi Kurniawan: Wajah Rembulan di Kota Santri

12 Juli 2025

Siap Datangkan Investor, Mantan Ketua KPUD Mantap Majukan Ekonomi Maslahat NU Lubuklinggau

12 Juli 2025

Tidak Memilih Siapa Pemenang, Lima Alumni Tebuireng Sepakat Pilih yang Siap

11 Juli 2025

Mendapat Restu dari Tebuireng, Pimpinan Ponpes Mafaza Siap Pimpin NU Lubuklinggau

10 Juli 2025

Masih Satu Alumni, 5 Kandidat Siap Bersaing Secara Sehat

9 Juli 2025
  • Susunan Redaksi
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
Senin, 13 April 2026
No Result
View All Result
Net26.id
  • Login
  • Register
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi
No Result
View All Result
Net26.id
Beranda Budaya dan Agama

Peta Geopolitik Hadarat Al Islam (Bagian 10)

Muhammad Sakdillah Ditulis oleh Muhammad Sakdillah
26 April 2022
dalam Budaya dan Agama
A A
187
VIEWS

Gerakan agama dalam sejarah sejak masa Rasulullah Saw dapat mendirikan sebuah negara. Oleh karena itu, Michael H. Hart (lahir 1932), seorang astrofisikawan Yahudi-Amerika dan pengarang yang terkenal melalui bukunya “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History” menempatkan Rasulullah Saw sebagai sosok nomor satu paling berpengaruh di dunia. Memang, dalam diskusi-diskusi, model kepemimpinan Rasulullah Saw dapat ditafsirkan sebagai sebuah model negara ideal sehingga dapat pula ditiru oleh umat Islam. Namun, model kenegaraan Rasulullah Saw merupakan sebuah sistem yang tidak baku sehingga berbeda-beda dari masa-masa sahabat hingga sekarang.

Di samping didukung oleh kabilah-kabilah (suku-suku-bangsa) tegaknya sebuah dinasti memang memiliki figur agamawan yang berpengaruh, baik secara langsung seperti yang dilakukan oleh anak keturunan Sayidina Ali bin Abi Thalib maupun tidak langsung seperti di zaman Dinasti Umaiyah ketika kelembagaan ulama dan umara mulai terpisah.

ArtikelLainnya

Pada Siklus Pemberdayaan yang Semestinya

31 Juli 2023
154

Namun Sayangnya, Budaya Bukan Sebatas Pakaian Tradisional

31 Juli 2023
156

Kebahagiaan Harus Berjalan Wajar

30 Juli 2023
146

Warisan Keteladanan dari Masa Mpu Sindok

13 Juli 2023
167

Ketidakstabilan politik umat Islam pada umumnya memang mengakibatkan suku-suku-bangsa menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang diperkuat lagi oleh satu sistem berpikir radikal oleh seorang pemimpin (imam untuk sebutan bagi kalangan Syiah, sementara kalangan Ahlussunah wal Jama’ah terdapat varian-varian ragam seperti imam, syekh, amir, khalifah, atau maulana). Tergantung.

Dinasti Marin (1244-1465 Masehi)

Gerakan radikal yang dilakukan oleh Muhammad bin Tumart melalui organisasi keagamaan Al Muwahidun yang didukung penuh oleh suku-bangsa Barber Zaneta cukup lama mengambil peran selama hampir 150 tahun di sisi Barat Afrika Utara (Maghrib). Konfrontasi antaragama yang sudah diawali sejak Dinasti Al Murabithun terhadap Dinasti Alfonso di Kerajaan Kastilia, Spanyol, terus berlanjut hingga masa Dinasti Al Muwahidun. Dan, Dinasti Al Muwahidun pun melemah.

Dinasti Marin atau Marinid dibentuk pada 1244 Masehi, berpusat di Maroko. Mereka menggantikan Dinasti Al Muwahidun dalam menguasai Maghrib dari pertengahan abad ke-13 sampai abad ke-15. Dinasti Marin adalah penopang Dinasti Umaiyah di Granada, Andalusia. Sebagai penopang Dinasti Granada, tidak seperti Dinasti Al Murabithun dan Dinasti Al Muwahidun, Marin mewarisi kecakapan militer dan ketangguhan suku-bangsa Barber Zaneta.

Dinasti Marin berdiri sejak tahun 1248 Masehi ketika Abu Yahya berhasil menaklukkan Fez dan menjadikannya ibukota.

Dinasti Hafsin (1229-1574 Masehi)

Persaingan antar suku-bangsa yang didukung oleh gerakan keagamaan, dinasti-dinasti yang berkuasa di Afrika Utara sangat diwarnai oleh gejolak dan konflik di Timur Tengah. Terutama, pascakejatuhan Dinasti Umaiyah pada 750 Masehi dan Dinasti Abbasiyah pada 1258 Masehi. Kekuatan politik dan kekuasaan dengan pendekatan militer benar-benar sulit dibangkitkan lagi hingga masa kebangkitan Dinasti Turki Al Utsmani pada 1299 Masehi. Hal ini dipandang wajar karena jangkauan Hadarat Al Islam sudah sangat meluas dan tidak memungkinkan berada dalam satu genggaman kekuasaan politik.

Dengan demikian, perkembangan Hadarat Al Islam dari Cordova di Spanyol hingga Papua di Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya yang dibangun oleh bermacam-macam suku-bangsa yang didukung oleh legitimasi agama.

Rasulullah Saw memang tidak meninggalkan jejak negara agama sebagaimana sistem “Kepausan” dalam tradisi Kekristenan. Tradisi Kepausan tidak cukup berhasil memengaruhi tradisi yang berkembang dalam Hadarat Al Islam sebagaimana Imamah (ulama sekaligus pemimpin politik, umara) hingga berdiri Negara Islam Iran di era pascakolonial, meskipun dalam pengertian tidak pernah benar-benar ada. Beberapa dinasti ada yang berhasil seperti Dinasti Al Fathimiyah dan Dinasti Al Muwahidun.

Hadarat Al Islam berkembang berdasarkan Al Quran yang telah dibukukan sejak mushaf Usmani tersebar. Salinan-salinan Mushaf Usmani yang dirujuk sebagai konstitusi utama atau “warisan” budaya yang disebutkan dalam sebuah hadis Rasulullah Saw, beserta tafsiran-tafsirannya di setiap masa dan waktu oleh ulama-ulama di kemudian hari. Meskipun terdapat varian-varian kecil kelompok yang secara radikal tidak menerima keabsahan dan kesahihan Mushaf Usmani tersebut. Mereka lebih mementingkan tafsiran-tafsiran personal sosok utama dari gerakan mereka daripada membuat suatu konstitusi baru untuk memperbaharui nalar sehat yang dibangun dalam mengakomodasi berbagai perbedaan dan perselisihan paham. Namun secara umum dan mayoritas, penerimaan Mushaf Usmani sebagai rujukan utama konstitusi berpikir umat Islam telah memisahkan otoritas ulama dan Umara sehingga perkembangan ilmu dan pengetahuan dapat cepat berkembang dan meluas. Dan, tujuan-tujuan politik-kekuasaan bukan satu-satunya tujuan utama sebagaimana cita-cita imamah.

Dinasti Marin dinisbatkan kepada Muhammad bin Abu Hafs, seorang Barber bersuku-bangsa Masmuda di Maroko. Semula, dia diangkat sebagai Amir Afrika (Ifriqiya) oleh Muhammad Al Nasir, salah satu pemimpin Al Muwahidun, antara tahun 1198-1213.

Dinasti Hafs merupakan kelompok yang kuat di antara suku-suku-bangsa pendukung Dinasti Al Muwahidun. Nenek moyang mereka adalah Omar Abu Hafs Al Hentati, anggota dewan sepuluh, sahabat dekat, yang dibentuk oleh Muhammad bin Tumart.

Nama asli Omar abu Hafs adalah “Fesga Oumzal”, tapi lebih populer dengan panggilan Abu Hafs Omar ibn Yahya Al Hentati atau Omar Inti. Ibn Tumart memiliki kebiasaan suka mengganti nama-nama sahabat pengikut ajarannya.

Pada abad ke-16, Dinasti Hafsiyun masuk ke dalam ruang perebutan kekuasaan antara Kerajaan Kristen Spanyol pasca-Reconquista (Perang Salib Pertama) pada 1492 Masehi dan Kesultanan Dinasti Usmaniyah.

Ketika suku-bangsa Turki Al Usmaniyah merebut Tunis pada 1534 Masehi.

Kedatangan suku-bangsa Turki ke Afrika membuat ancaman baru sehingga Dinasti Hafsiyun dilebur ke dalam wilayah Kerajaan Spanyol pada 1535 Masehi.

Suku-bangsa Dinasti Turki Al Usmaniyah kembali datang ke Tunis pada 1569 selama empat tahun. Kemudian, direbut oleh Don Juan dari Austria pada 1573 Masehi. Pada kuasa Don Juan, Muhammad IV, penguasa terakhir Dinasti Hafsiyun dibawa ke Konstantinopel dan dihukum mati karena telah bekerjasama dengan Spanyol dan keinginan Sultan Usmaniyah untuk menabalkan diri sebagai Khalifah yang telah menguasai Mekkah dan Madinah. Anak keturunan Dinasti Hafsiyun yang selamat dari ancaman Usmaniyah dibawa ke Pulau Tenerife di Kepulauan Kanari oleh Kerajaan Spanyol.

Editor: Bagus Dilla
Artikel sebelumnya

Menggapai Lailatul Qadar, Bagaimana Caranya?

Artikel berikutnya

Islam Berkebudayaan, Safari Bersama Stefan

Muhammad Sakdillah

Muhammad Sakdillah

A writer and culture activities.

Artikel Lainnya

Harlah Dan Bedah Buku Samber Nyowo Di Rumah Masa Kecil Presiden Sukarno

Buku Samber Nyowo
6 April 2023
217

Bedah buku Samber Nyowo akan digelar pada malam tasyakuran hari lahir (harlah) Pangeran Samber Nyowo ke-298 di Situs Ndalem Pojok rumah...

Selanjutnya

Keprihatinan Buya Husein Muhammad pada Aspek Budaya

9 Januari 2023
185

Sedikit tapi mengena. Buya Husein Muhammad mengemukakan perlunya kerja kerja penerjemahan. Karena, dengan kerja kerja penerjemahan tersebut pengetahuan dan budaya dapat...

Selanjutnya

Mazhab Syafi’i: Dari Mekah, Baghdad, hingga ke Mesir

27 Desember 2022
201

Tradisi referal telah menjadi salah satu ciri suku-bangsa Arab karena memiliki ingatan yang kuat. Mereka bisa hafal silsilah nenek moyang hingga...

Selanjutnya

Mazhab Maliki: Dari Madinah, Damaskus, hingga ke Cordova

26 Desember 2022
181

Dokumentasi hadis Rasulullah Saw bermula di Madinah ketika kitab Al Muwattha lahir dari tangan Imam Malik bin Anas, pendiri Mazhab Maliki. Sebagian...

Selanjutnya

Memaknai Desember Bulan Gus Dur

6 Desember 2022
203

Hak hak adat (ulayat) memiliki aturan tersendiri di dalam khazanah dan referensi hukum di Indonesia. Hukum Adat di samping Hukum Islam...

Selanjutnya

Terkuak, Ini Jawaban Teka Teki dan Asal Usul Dapunta Hyang

Foto koleksi pribadi Andri Novanto Musirawas
12 November 2022
462

Satu suku-bangsa sudah dianggap maju apabila memiliki aksara sendiri. Tidak semua suku-bangsa yang ada di Nusantara memiliki aksara sendiri. Meskipun, memiliki...

Selanjutnya

Memanusiakan Jejak Jejak Sejarah Sriwijaya

11 November 2022
170

Menarik jejak petualang Manusia Sumatera coba dianalisis dengan memanusiakan jejak jejak sejarah Sriwijaya dalam tulisan ini. Para sejarawan sering menulis menurut...

Selanjutnya

Mengenal Kata Santri di Indonesia

21 Oktober 2022
156

Setiap kata pada dasarnya tidak bisa berdiri sendiri yang tiba tiba turun dari langit. Setiap kata memiliki ruang realitas sejarahnya sendiri,...

Selanjutnya
Artikel berikutnya

Islam Berkebudayaan, Safari Bersama Stefan

Peta Geopolitik Hadarat Al Islam (Bagian 11)

Berlangganan
Connect with
Login
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
Notifikasi dari
guest
Connect with
I allow to create an account
When you login first time using a Social Login button, we collect your account public profile information shared by Social Login provider, based on your privacy settings. We also get your email address to automatically create an account for you in our website. Once your account is created, you'll be logged-in to this account.
DisagreeAgree
guest
0 Comments
terlama
terbaru paling banyak dipilih
Inline Feedbacks
View all comments
Net26.id

Kabar-kabar dari dan untuk anak negeri yang merasa menjadi anak Ibu Pertiwi. Kisah-kisah ringan bermutu dan artikel-artikel sarat manfaat.

No Result
View All Result

Link Situs

  • Ini Kami
  • Susunan Redaksi
  • Reporter
  • Lembar Penulis
  • Mengenai Net26.id
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Facebook
  • Email
  • id ID
    • id ID
    • en EN

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Artikel
    • Agama
    • Budaya dan Agama
    • Ekonomi
    • Industri dan Perdagangan
    • Pendidikan dan Wisata
    • Politik dan Hukum
    • Sejarah dan Sastra
    • Sosial dan Olahraga
    • Teknologi dan Lingkungan
    • UMKM
    • Wisata
  • Khusus
    • Berita Khusus
    • Tafsir Genre Buya Syakur
  • Redaksi
    • Penulis
    • Tim Editor
  • Reporter
    • Wartawan
    • Tim Editor
  • Responden
    • Tim Editor
  • Kami
    • Mengenai Net26.id
    • Susunan Redaksi

Copyright © 2022 Net26.id - Kabar Berita Anak Negeri

Sugeng rawuh 🙏😊

Masukkan username dan password

Lupa password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Kembalikan Password

Masukkan username atau alamat email untuk mereset password.

Log In
wpDiscuz
0
0
Yuk diskusikan artikel ini!x
()
x
| Reply